Showing posts with label arrrggghhh. Show all posts
Showing posts with label arrrggghhh. Show all posts

31 des 2008 menjelang jam 16.00


masih duduk manis di kantor, sementara banyak kantor di luar sana meliburkan karyawannya hingga tanggal 4 januari. seharian ini tidak sekalipun konsentrasi tertuju pada pekerjaan, saya yakin begitu juga dengan banyak orang di kantor ini. mereka yang bekerja tulus dengan penuh konsentrasi hanya beberapa saja, bisa dihitung dengan jari. sementara sisanya asyik masyuk bermain game (yup, thats me!!), ngobrol kesana-kemari, bahkan menghilang sejak jam makan siang. ingin cepat-cepat pulang karena dering telepon dari suara di ujung sana sudah menunggu saya di suatu tempat, tapi bigboss malah sibuk mondar-mandir kaya satpam…

hihihiihiiii, kantor yang aneh… *tepok jidat*

akhir cerita sebuah geraham


akhirnya datang juga keputusan untuk mengoperasi geraham bermasalah itu, walau bukan dengan tekad bulat. rasa sakit yang tak tertahankan seminggu belakangan tidak lagi mampu tertahan oleh efek supply butir-butir obat pemberian dokter.

jujur sore tadi saya hanya ingin berkonsultasi dengan dokter membahas hasil panoramic saya dan menanyakan apakah ada kemungkinan tindakan lain untuk mengurangi sakit selain dengan cara operasi, setidaknya sampai tahun baru tiba (minggu depan saya harus keluar kota dan akan sangat terganggu apabila sakit ini masih saja mengikuti). kepalang tanggung sudah takut duluan, ditambah keringat dingin dan gemetar mendengar penjelasan dokter, sekalian saja saat itu juga saya putuskan untuk operasi.
menit pertama – menit kelima saya masuk ke ruang praktek...
dokter menjelaskan hasil panoramic dan kondisi gigi saya saat ini. tidak ada pilihan lain, secepatnya memang harus di operasi. saya pasrah, langsung mengiyakan saran dokter untuk mengangkat gigi saya saat itu juga, padahal jujur kondisi saya belum siap betul. gemetar seluruh tubuh dan keringat dingin menandakan reaksi ketidaksiapan saya. tapi cepat atau lambat, sekarang atau nanti memang harus di cabut, kepalang tanggung basah ya sudah nyebur saja sekalian.

menit kesepuluh setelah masuk ke ruang praktek, mencoba duduk tenang di kursi pasien...
saya menjadi panik karena di luar dugaaan tubuh saya berkeringat dingin dan gemetar sepanjang proses operasi. saya takut terjadi sesuatu pada saya. untung dokter-ganteng-terkenal-penuh-pengalaman-tapi-mahal-ini bisa menenangkan saya hingga saya benar-benar enjoy dan santai. anastesi yang diberikan ke sekitar rahang bawah berhasil membuat efek kebal tidak lebih dari lima menit setelah disuntikkan. pelan, perlahan namun pasti saya melihat beberapa alat keluar masuk ke dalam rongga mulut saya. sama sekali tidak berasa sakit, hanya merasakan sedikit bising dan ngilu akibat kerja berbagai alat yang ada di dalam mulut. tidak sampai setengah jam akhirnya gigi geraham itu berhasil dikeluarkan secara utuh, tidak pecah sama sekali. thanks god…

selanjutnya dokter merapikan luka dan robekan di gusi dengan memberikan sekitar tiga atau empat jahitan di gusi saya (uhm… sepertinya sih empat jahitan), dilanjutkan dengan mentreatment gigi geraham di depannya yang sempat terdesak. selesai.

pengangkatan geraham bungsu kali ini hanya memerlukan waktu sekitar 30-40 menit, sudah termasuk waktu untuk konsultasi di awal saat pertama masuk ruang praktek. kesan saya sangat jauh berbeda dengan operasi geraham bungsu saya yang pertama dulu di solo. mungkin saya lebih siap karena pernah menjalani operasi serupa sebelumnya. tapi operasi kali ini bila dilihat dari segi teknik, cara pelaksanaan operasi hingga efek sakit yang ditimbulkan selama operasi hingga selesai sangat jauh berbeda. entah ada hubungannya atau tidak, tapi operasi pertama saya dulu dilaksanakan oleh dokter gigi, sedangkan kali ini ditangani oleh dokter gigi spesialis bedah mulut & maksilofasial (SpBM).

sekedar berbagi pengalaman, rasa trauma akibat operasi geraham bungsu saya yang pertama sekitar tiga setengah tahun yang lalu mebuat saya banyak mencari info dari banyak sumber tentang geraham bungsu hingga mencari beberapa rekomendasi tentang dokter yang qualified.

buat yang sedang mengalami rasa takut untuk mencabut geraham bungsu, saya anjurkan untuk sesegera mungkin mencabutnya. believe me, ternyata tidak ada gunanya loh ‘menyimpan penyakit’ dan menunda-nunda waktu pencabutan. saya pun menyesal sempat merasakan sakit yang amat sangat tidak tertahan, belum lagi memikirkan entah berapa banyak rupiah yang sudah saya keluarkan selama tiga setengah tahun untuk menunda sakit untuk sementara waktu (walau suatu hari nanti sakit itu pasti akan muncul sampai akhirnya kita memutuskan untuk ‘membuang gigi sialan’ itu, hehehe…), padahal semuanya itu bisa selesai dalam waktu kurang dari satu jam…

ups, rasanya efek anastesi di gigi saya sudah hilang. nyeri dan nyut-nyutan perlahan mulai datang. sepertinya saya harus segera tidur, dan membiarkan efek obat bekerja hingga besok pagi saya bangun. oiya, saya dapat surat dokter selama 3 hari loh, tapi kalau kondisi sudah memungkinkan, saya hanya libur 1 hari saja karena minggu depan saya cuti dan bersiap ke luar kota tanpa gangguan sakit gigi lagi...

harus segera berakhir


bosan rasanya dihinggapi sakit gigi berkepanjangan, bertahun-tahun menjadi ganjalan mengganggu, seperti menunggu bom waktu yang siap meledak setiap saat. siapapun yang sering mampir ke blog ini (entah dengan sengaja, nyasar atau terpaksa) atau juga mengikuti tret-tret di plurk, pasti sering mendapati postingan saya tentang sakit gigi akibat geraham bungsu yang tidak tumbuh sempurna. wait, wait… saya hitung dulu. satu, dua, tiga… tampaknya saya sangat sering mengeluh tentang gigi di blog ini dan keinginan untuk menyembuhkannya selalu menguap tak kunjung terlaksana.

masalah ini memang bukan kasus pertama bagi saya, sebelumnya saya juga pernah menjalani pengangkatan geraham bungsu kanan bawah sewaktu masih muda sekitar pertengahan 2005 yang lalu. hasilnya menyebabkan saya trauma berkepanjangan karena anastesi di rahang tidak bekerja sempurna sehingga saya bisa merasakan semua tindakan yang dilakukan sang dokter. tiga setengah tahun berlalu dan perasaan trauma itu tetap menjadi pemenang, mengalahkan sakit dan ngilunya tertusuk geraham bungsu yang menjalar sampai telinga, mata dan kepala. bodoh memang, saya tetap memilih untuk mempertahankannya walaupun harus menangis sambil melaju berkendara sepanjang cibubur – bintaro – cibubur setiap hari.

sejak beberapa waktu yang lalu saya mulai memupuk tekad dan keberanian untuk mengakhiri petulangan sakit gigi ini dengan mencabut geraham bungsu kiri bawah dulu. yak, “dulu”. fyi seluruh geraham bngsu saya tumbuh abnormal, bagian bawah tumbuh menusuk ke gigi di depannya sedangkan bagian atas tumbuh ke arah luar. hal ini sudah saya ketahui melalui panoramic rontgen menjelang pengangkatan gigi yang pertama. niat dan tekad serius ini saya mulai sejak beberapa bulan yang lalu dengan menghimpun banyak informasi dari beberapa sumber, mencari dokter gigi spesialis bedah mulut hingga menjalani panoramic rontgen lagi awal desember lalu.

hasil panoramic kedua ini mengharuskan saya untuk sesegera mungkin dalam waktu dekat mencabut geraham bungsu sialan ini, atau gigi bagian depan akan rusak dan bernasib sama seperti gigi kanan bawah. menurut dokter yang saya datangi, ada 4 tahap prioritas yang sebaiknya saya laksanakan.


  1. mencabut geraham bungsu kiri bawah dan langsung menjalani treatment untuk gigi bagian depan yang selama ini terdesak oleh keberadaan geraham tersebut.
  2. mencabut sisa patahan gigi geraham kanan bawah
  3. mencabut geraham bungsu kiri atas
  4. mencabut geraham bungsu kanan atas.
menurut sang dokter efek pertumbuhan geraham bungsu atas tidak separah gigi bawah, namun sesuatu yang ‘tidak normal’ dan menjurus ke arah penyakit sebaiknya memang di tuntaskan, sebelum usia makin menua. hahaha...

so, wish me luck ya everybody…

lima hari ini


hi world, im back. ternyata saya benar-benar mengalami ketergantungan terhadap koneksi internet. 5 hari tanpa benwit membuat saya buta dan budek semua perkembangan diluar sana. mungkin berlebihan, tapi begitu adanya.

saya baru saja menenangkan diri dan kembali menata semua dari awal. singkatnya tanpa suatu gejala tiba-tiba hardisk (HD) saya mati. vonis terakhir : motor HD rusak, padahal tidak ada gejala awal yang mencurigakan. sialnya saya tidak memiliki satu pun backupan data. bodoh memang, dan lebih bodoh lagi karena tidak belajar dari kejadian yang lalu. selama ini saya merasa secure, kinerja sebuah teknologi dengan nama komputer yang notabene milik pribadi dan hanya saya sendiri yang menggunakannya membuat saya yakin dan merasa semuanya baik-baik saja dan under controlled. tapi ternyata jauh di dalam HD sana, ada sesuatu yang telah mengancam keberlangsungan hidup semua data-data saya sejak jaman firaun.

begitulah yang terjadi. HD berusia tiga tahun tiga bulan yang telah tiga periode masuk studio tugas akhir dan mengantarkan tiga orang wanita menjadi sarjana teknik dari sebuah sekolah tukang rancang bangunan akhirnya harus mati tanpa meninggalkan satupun data. rasanya tak ubahnya seperti kehilangan sebuah PC yang dicuri orang.

saat ini HD berharga itu sedang ditangani oleh sebuah tim recovery data yang berhasil dihunting haPPy dari sebuah web. beberapa hari ini saya berharap-harap cemas akan keberlangsungan hidup semua data saya. oh ya, mulai malam ini PC sudah beroperasi lagi dengan HD baru berkapasitas 2 kali lipat dari HD berharga itu. saya sudah kembali beredar blogwalking, blogging dan plurking setelah lima hari absen. namun begitu saya tetap berjuang dan menunggu hasil penyelamatan data HD lama itu.

**gambar numpang dari sini


update 22 september 2008, 21:25
tadi pagi jam 10-an dalam perjalanan bintaro - tanah abang, saya sempat menghubungi tempat recovery HD itu. diagnosa terbaru katanya head HD saya rusak dan saya masih disuruh menunggu hingga 2 atau 3 hari ke depan untuk kepastian nasib HD itu...

help!

entah musibah atau bukan, tapi saya baru saja mengalami satu kejadian yang membuat saya lemas. data di PC saya hilang sebanyak 1 drive atau sekitar 20 GB dan itu benar-benar data milik saya pribadi sejak awal saya menggunakan PC.

awalnya PC saya terinfeksi virus sialan yang gag jelas asal usulnya. kinerja lambat, program ini eror, program itu tidak beres, pokoknya complicated banget. maka saya putuskan untuk menginstal ulang semuanya dari awal. hitung-hitung ‘merefresh’ ulang. menginstal sendiri? sadar kemampuan lah, kalau sebatas program ini-itu sih masih hayuh, tapi kalau sudah masalah system operation, menyerah sajalah. seperti biasa saya hanya berpesan “tolong formatin C nya aja ya. data-data gw ada di D E F G H. jangan sampai ikut keformat ya…”. seorang teman berbaik hati membantu saya siang tadi. awalnya semua berjalan lancar. tapi entah kenapa data di D ikut terformat, hilang. saya lemas. data D adalah ‘nyawa’ saya, hidup mati. (lebai bgt sih…)

ok, saya memang gaptek dan tidak tahu tetek bengek perkomputeran, makanya sore tadi hardisk saya sudah masuk opnam di rumah sakit komputer langganan di daerah gunadarma kelapadua. tentu saja saya berharap data saya bisa kembali, walau si mas teknisi tidak menjanjikan sepenuhnya. hiks. tapi saya tahu, bahwa masalah seperti ini bisa di atasi. sempat baca disini dan disini. agak sedikit lega, thanks ya sayang buat link-nya.

renny, maaf…. PRnya belum sempat kegarap semua. ikut berdoa ya semoga data-data itu bisa balik semua. ‘kata-kata’ pesananmu termasuk dalam data yang hilang itu. beberapa di antaranya bahkan sudah siap dikirim via imel.

ah.. kalau saja bisa memilih pasti saya akan lebih rela kehilangan data lagu mp3, games atau titipan data TA milik renny atau millie (ups, heheheee…) yang masih aman tersimpan di bagian lain gudang data PC saya. dan saat seperti ini saya pasti teringat seorang teman kuliah yang selalu saya repotkan ketika PC saya bermasalah, novi, yang selalu datang kalau di undang, walau pulang tidak pernah di antar. hehehe…

teman… ada yang bisa bantu saya?

**gambar nyomot di sini, tanpa ijin tentunya....

new day @ new place


hari senin. bangun pagi (banget). ngolat-ngolet ngumpulin nyawa. ambil esiyah, nelpon happy. cek imel, cek fs, cek fesbuk, ngintip blog sebentar. beresin kamar. beresin isi tas. mandi. dengerin infotainment di tv (iya, tv-nya gak di tonton, cuma dengerin suaranya doang). pilih baju. pake baju. makeup. nyisir rambut. cari sepatu. gak sempat sarapan. cari perlengkapan naik motor. manasin motor. ngunci pintu. berangkat. lirik jam di tangan, baru 07:03. settaaaannn! haruskah sepagi ini? oh, kejamnya dunia….

08:06. parkir. jalan. masuk. senyum. naik. senyum. duduk. senyum. bangun lagi. senyum. “ini meja kamu”. senyum. “ini PCnya, tapi berhubung baru datang dan softwarenya belum kepasang, jadi pake aja laptop ini. senyum. sony vaio 12” warna ungu. anjrit, ngeledek gini, mupeng dot kom. senyum. kudu banyak senyum, biar gak dibilang "anak baru kok sombong?". ---anak baru dari hongkong! yeeee... sama si A pernah barengan di proyek yang ono, ama si B pernah ketemu di proyek yang itu, ama si C... ok, ok... senyum aja lah. anggap aja memang anak baru, toh memang baru pagi ini datang ke tempat ini---. doing something, serius mode on. berdiri. senyum. tunggu cubicle dipindah. duduk lagi. kerja lagi. berdiri lagi. cubiclenya dipindahin lagi, gak tanggung-tanggung langsung dipindah ke lantai 1. senyum tapi gondok. nunggu meja siap. senyum. duduk di lobby. senyum. meja siap. duduk. senyum. beresin PC. senyum. doing something again. senyum. kedinginan. gila aja diffuser berapa PK ini pas banget di atas ubun-ubun. giling.

selanjutnya. kerja. makan. diam. ngobrol. smsan. kerja lagi. smsan lagi. kerja. smsan. kerja. smsan. ketawa garing sebentar. ngobrol. kerja lagi. ditelpon happy. pengen nangis, mellow yellow banget. kerja. capek. kedinginan. gak bawa cardigan. smsan. malam hampir larut.

hampir jam 22:00. keluar. jalan ke parkiran. ambil motor. manasin motor. cabut pulang. underpass kebayoran lama. underpass pondok indah. mall pondok indah. buburan nomat. sial, sini bubaran proyek. arteri TB Simatupang. agak macet di sekitar citos. sudahlah, ayo pulang... lupakan kehedonan dan duniawi. melaju kencang. mampir isi bensin. baca sms dari happy. bayar bensin. nyalain motor. melaju pulang.

22:40. rumah cibubur. masukin motor. masuk kamar. nelpon happy. nyalain pc. cek imel, blog, fs, fesbuk.

hummm.. selalu timbul pertanyaan : kapan ya bisa ’hidup normal’ seperti yang lain?

cerita lama

cerita lama yang selalu berulang. saya sakit gigi (lagi!). sakit gigi karena geraham bungsu ini sudah seperti siklus dua-bulanan bagi saya. masalahnya masih sama, geraham bungsu. salah saya juga sih. kalau lagi sakit begini baru berasa pengen cabut gigi. tapi tentu saja hal tersebut tidak memungkinkan. yang ada palingan bolak-balik ke dokter gigi untuk treatment obat selama kurang lebih seminggu, menunggu sakitnya hilang dan setelah itu baru bisa dicabut. tapi setelah rasa sakitnya hilang, yang ada malah keasikan ini-itu sampai malas dan ’melupakan’ niat cabut gigi. alhasil dua bulan berikutnya terulang lagi, sakitnya datang lagi. selalu seperti itu.

tapi kali ini saya berniat ’tobat’. setelah sembuh nanti saya ingin segera mencabut geraham bungsu yg selalu bermasalah ini. saat ini sambil mengumpulkan nyali untuk berani operasi geraham bungsu, saya senang cari informasi tentang gigi di sini. beneran deh, kali ini saya kapok... kapok sakit gigi dan menjadi tak berguna karenanya.

surat terbuka untuk pengendara scorpio hitam

dear pengendara sepeda motor yamaha scorpio hitam b-6524-xxx (sebenarnya saya hafal nomor lengkapnya loh…)

saya duga sepertinya kita memiliki rute yang sama setiap hari, melewati cililitan, dewi sartika dan mt haryono. jalur ini memang padat, macet setiap pagi. Anda tahu itu kan? tapi kenapa ketika kita sama-sama merayap dalam kemacetan di daerah jambul - dewi sartika lalu kemudian stang motor anda menyenggol spion kanan motor saya, kenapa anda berteriak mengeluarkan pisuhan “mat-ta-mu!!!”

hohoho... tidak salah dong kalau saya membalas ’kata-kata mutiara’ anda dengan mattttaaa-lo tuh…!!! mata gw sih bagus… ngiri ya ama mata gw? makanya pake mascara biar lentik!!!” so… ada masalah apa dengan mata saya, ya?

hellooo…. jelas-jelas macet panjang dan rapet ada di depan kita, kemudian anda memaksa menyerobot jalan dari sebelah kanan saya yang memang tidak akan cukup untuk dilewai motor mio sekalipun, ketika stang anda menyenggol spion saya bukankah harusnya saya yang harus melabrak kebodohan anda tersebut?

**tuhan memang maha melihat lagi maha mengetahui, apalagi untuk orang yang di zolimi…:P**

saya hanya menghela nafas panjang. sabar. melanjutkan perjalanan dengan mangkel. tapi tahukah anda, ketika saya akan berbelok di bawah flyover cawang ke arah mt haryono, saya ada hanya sekitar 3 meter di belakang anda dan melihat anda yang hendak belok ke kiri --ke arah mt haryono juga-- ternyata hampir menyerempet dan bertabrakan dengan motor lain karena anda memotong dari sebelah kanan. kemudian anda kembali mengeluarkan ’kata-kata mutiara’ andalan anda tersebut.

saya jadi tidak habis pikir, dalam 2 lokasi lampu merah yang berdekatan anda bisa mengalami 2 kali kebodohan yang sama dan mengeluarkan pisuhan yang sama. saya hanya bisa tertawa melihat tingkah anda. miris sekali. tapi please... demi keselamatan pemakai jalan lainnya, tolong perbaiki attitude berkendara anda.

selamat pagi mas/bapak pengendara b-6524-xxx, selamat melanjutkan aktivitas pekerjaan anda hari ini. tolong sempatkan waktu untuk belajar dan mengerti safety riding… itu penting buat anda!