Showing posts with label family. Show all posts
Showing posts with label family. Show all posts

neunzehn

bayi kecil itu pernah mencuri kebahagiaan saya sebagai anak tunggal selama lebih dari enam tahun, dan saya pernah membenci kehadirannya yang merenggut perhatian dan kasih sayang orang-orang terdekat saya selama itu. masa kecil bersamanya saya lewati dengan 'perang dunia' hampir setiap hari, entah apa penyebabnya.

keharmonisan hubungan kami mulai terjalin saat saya meninggalkan rumah selepas SMA untuk melanjutkan kuliah di negeri antah berantah luar kota, saat dia baru lulus SD. aahh, anak kecil... terlalu jauh jarak kami sehingga tidak banyak hal yang bisa saya bagi dengannya saat itu. namun seiring dengan waktu dan bertambahnya usia, tumbuh rasa memiliki dan saling ketergantungan di antara kami, meskipun hanya sebatas hal-hal kecil seperti pinjam sepatu, baju atau tas.

hari ini, sembilan belas tahun setelah kehadirannya, dia bukan lagi sekedar tempat tukeran baju, sepatu atau tas. lebih dari itu dia adalah pendengar yang baik dan penasehat yang bijak. baby, my (one and only one) sister... happy birthday to you. selamat ulang tahun. semoga Gusti Allah paring berkah, kesehatan dan keselamatan dalam segala hal yang sedang dijalankan. satu yang harus diingat bahwa pertambahan usia harus diiringi dengan kedewasaan hati, pikiran dan perbuatan... :)

have a wonderfull birthday, beb....!!!


khitanan ndaru

jumat tanggal 9 mei kemarin, ndaru, adik saya yang paling kecil melaksanakan khitanan. usianya jalan 10 tahun agustus nanti dan sekarang duduk di kelas 4.

yup... he is really-really like a king @home. satu-satunya anak laki-laki dan bungsu pula. selalu menangan di rumah, mempunyai jurus andalan menangis dan menangis terus... huwehehehee..

selamat khitanan ya dek...(sumpah, bingung gimana mesti bikin ucapan untuk event seperti ini..hehehe…). semoga menjadi anak yang sholeh, pintar dan berguna untuk semua… amiiinnn...

welcome home, pa...

setelah ‘pindah tidur’ di RS UKI cawang selama 5 hari 4 malam akhirnya papa diperbolehkan pulang tadi sore. sebenarnya sejak hari kedua dirawat di RS, papa merasa sudah baik-baik saja dan sudah ribut ingin pulang karena ada schedule tugas ke bogor dalam rangka diklat calon hakim mulai senin kemarin. tapi tentu saja dokter, mama dan keluarga besar menginginkan papa tetap di rumah sakit, istirahat sampai benar-benar sembuh.

selama ini papa adalah tipikal orang yang malas dan susah berurusan dengan dokter, rumah sakit dan obat untuk dirinya sendiri. namun demikian papa adalah orang yang paling ribut bila ada orang terdekatnya sakit, yang ribut menyuruh ke dokter lah, minum obat lah, dan memberi dana untuk ke dokter. beberapa waktu sebelumnya papa juga pernah mengeluh sakit di bagian inilah, itulah, tapi tetap saja gak mau ke dokter hingga sakit itu hilang sendiri dan tidak lagi dirasakannya. maka kemarin mumpung papa ‘menyerahkan diri’ ke rumah sakit, rangkaian pemeriksaan dan general checkup mau – tidak mau harus di ikutinya. hasil pemeriksaan menyeluruh tersebut menyatakan papa mempunyai hipertensi (darah tinggi) dan asam urat. sedangkan kondisi jantung, ginjal dan organ lainnya alhamdulillah baik, begitupun dengan kadar gula darah yang juga bagus.

masih aja sempet-sempetnya becanda waktu dipoto... :P
selama di rumah sakit kemarin, papa sama sekali gak mau makan makanan dari rumah sakit. kepengennya yang aneh-aneh, mulai sate padang di pertigaan hek sampai nasi padang sari bundo di harmoni (nasi padang favorit papa). akhirnya kemarin sore sepulang dari kantor di pangeran jayakarta, happy bermacet-macet ria dari harmoni menuju cawang dengan beberapa kotak nasi padang, lengkap dengan sambel pete sari bundo yg khas itu. dan malam ini di meja makan ada 3 bungkus porsi besar sate padang pertigaan hek yang baru saja dibelikan mama untuk papa.

eniwei… welcome home ya, pa…