senang rasanya bisa menulis lagi disini. ternyata mempersiapkan banyak hal untuk 'berganti status' tidaklah simple, terlebih untuk seorang perfeksionis-kronis seperti saya. pernyataan ini sekaligus menjawab semua pertanyaan kemana saja saya selama ini :)
saya begitu mencintai fase ini, fase usia dimana saya menghadapi titik balik atas beberapa hal dalam hidup saya. banyak hal dan keputusan penting saya buat di usia 25, usia yang banyak merubah cara pandang, jalan pikiran serta konsep hidup yang bergabung mengatasnamakan proses pendewasaan.
dan saya sangat berat untuk beranjak dari angka ini, walaupun saya tahu hidup terus berjalan, bergulir dan tidak akan pernah menunggu.
matur nuwun, terimakasih untuk keluarga, sahabat,dan teman-teman di dunia nyata maupun dunia maya atas semua ucapan, doa dan harapan yang hadir mendekap saya dengan erat melalui ciuman di pipi, sentuhan jabat tangan, bisikan suara di telpon, deretan kata-kata pada pesan singkat, tret pada timeline plurk, komentar pada friendster, coretan pada dinding facebook, dan sebagainya. membuat saya merasa begitu beruntung diselimuti cinta dari semuanya. dan dari sekian banyak ucapan, sepertinya harapan dan doa agar ini menjadi ulang tahun saya terakhir sebagai seorang lajang menjadi top chart ucapan ulang tahun saya kali ini. saya pun berharap seperti itu. barakallahu… :-)
setelah 4 hari 3 malam atau setara dengan 90 jam ‘berlibur’ di RSI cempaka putih karena thypus dan DB yang kompak berkolaborasi, akhirnya jam 15.00 tadi partner diijinkan pulang. meningkatnya kadar trombosit dan kondisi fisik yang sudah jauh lebih baik membuat dokter tidak ragu untuk ‘meluluskannya’ dari kamar perawatan. tentu saja saya menjadi salah seorang yang lega melihat progress kesehatannya berangsur membaik.
untuk tiga hari ke depan dia masih mengantongi surat ijin sakit, namun lusa harus kembali checkup ke rumah sakit. gak boleh makan pedas, gak boleh makan makanan yang asam, harus banyak istirahat.
-- ya udah kalau gitu aku jalan-jalan makan sate tongseng bakso sendirian aaahhh, kamu di rumah aja makan bubur yaa…. :D --
menutup hari di penghujung 2008 ini ada beberapa hal yang perlu saya catat. overall, achievement terbesar tahun ini adalah berani mengambil keputusan dengan mengikuti segenap kata hati dan alhamdulillah sampai detik ini saya masih enjoy dengan keputusan yang pernah saya buat. tiga hal yang patut dicatat tahun ini adalah:
kembali menjalin relationship yang amat sangat serius dengan mantan pacar. kenapa mantan pacar? simple, tidak sanggup rasanya untuk menjalin sebuah relationship baru dari awal dengan orang lain, belajar mengenal, beradaptasi, mengerti dan berbagi dengan sosok baru. satu hal yang saya sadari adalah dia selalu ‘ada’ dan ‘tidak menghilang’ walau sosoknya selalu berganti peran mulai dari teman, kekasih, mantan pacar hingga musuh bebuyutan.
(akhirnyaaaaa) mencabut geraham bungsu yang telah menjadi ganjalan paling mengganggu sepanjang sejarah hidup. penundaan akibat trauma saat operasi tiga tahun lalu dan rasa sakit berkepanjangan selama setahun terakhir akhirnya terselesaikan hanya dalam waktu 40 menit operasi yang ternyata jauh dari kesan menyakitkan.
puas tidak puas, suka atau tidak suka nyatanya tahun ini hampir terlewati semuanya, dan saya amat sangat bersyukur dengan banyak hal yang saya rasakan dan temui di 2008 ini. untuk tahun baru ini, seperti biasa saya tidak pernah merencanakan resolusi untuk dipenuhi selama setahun ke depan. hanya berusaha untuk tetap melakukan yang terbaik dan menjalaninya dengan penuh semangat.
masih duduk manis di kantor, sementara banyak kantor di luar sana meliburkan karyawannya hingga tanggal 4 januari. seharian ini tidak sekalipun konsentrasi tertuju pada pekerjaan, saya yakin begitu juga dengan banyak orang di kantor ini. mereka yang bekerja tulus dengan penuh konsentrasi hanya beberapa saja, bisa dihitung dengan jari. sementara sisanya asyik masyuk bermain game (yup, thats me!!), ngobrol kesana-kemari, bahkan menghilang sejak jam makan siang. ingin cepat-cepat pulang karena dering telepon dari suara di ujung sana sudah menunggu saya di suatu tempat, tapi bigboss malah sibuk mondar-mandir kaya satpam…
hai... selamat datang di rumah saya. tidak ada yg istimewa dari saya dan juga rumah ini.
saya hanya wanita biasa, penggemar vanilla latte dan pecinta semua rasa (baca : tukang makan). lebih rela disebut technofreaks daripada korban mode fashion.
mantan siswi sekolah tukang rancang bangunan yang cuma pengen bisa menjahit dan membordir.