untuk kali ini jangan paksa saya untuk memilih

pasti pernah denger lagu dangdut yang liriknya ”daripada sakit hati lebih baik sakit gigi ini...biar tak mengapaaaa....” semenjak tau rasanya sakit gigi dan rasanya sakit hati sebenarnya saya pengen protes. boooo, giling... sakit hati dibandingin ma sakit gigi, sakit gigi di bandingin ma sakit hati. sakit hati jelas memang gak enak, obatnya susah, --gak dijual di apotek dan toko obat--, udah gitu sembuhnya gak bisa ditentuin berapa lama. begitu juga dengan sakit gigi. dipikir sakit gigi enak apa... ga enak, nyong! uuugghhh, sekujur badan bisa kompak ikutan sakit gara-gara sakit gigi. yang kepala pusing lah, badan panas, gak bisa makan, gak bisa tidur... jadi menurut saya rasa sakit akibat sakit hati dengan sakit gigi sama sekali tidak bisa dibandingkan, dan saya tidak rela keduanya dibandingkan walaupun sama-sama sakit... ^^

saya sangat tahu rasanya sakit gigi, terutama seminggu belakangan ini. gitu deh yang terjadi pada gigi saya. gak tau gigi saya yg gede-gede atau mulut saya yang terlalu imut *yiakzzz…*, keempat gigi bungsu saya tumbuh abnormal mulai 3 tahun yll. 2 gigi bagian bawah tumbuh ke arah depan, menyodok gigi geraham di depannya sementara gigi bagian atas tubuh ke arah luar. sebenarnya ini bukan masalah baru, sudah terdeteksi sejak sekitar 2-3 tahun yang lalu saat masih kuliah dan tinggal di solo. setelah melakukan foto rongent pada rahang, dokter jenny, --dokter gigi langganan di solo yang saya kenal lewat seorang kakak tingkat waktu kuliah-- menjelaskan panjang lebar mengenai dampak, akibat dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ke depannya dengan gigi saya, antara lain rusaknya gigi geraham di depannya dan migran yang akan lebih sering saya alami dibandingkan sebelumnya. tindakan yang harus sesegera mungkin di ambil adalah mencabut ke empat gigi abnormal tersebut! (karena secara fungsional juga tidak terlalu berfungsi dibandingkan geraham di depannya).

sedikit informasi yang sempat saya cari ke tante wiki :


"gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang muncul pada usia sekitar 18-20 tahun. gigi bungsu termasuk dalam kategori struktur vestigial, yaitu struktur yang fungsi awalnya menjadi hilang atau berkurang sejalan dengan evolusi. kehadiran gigi bungsu yang diperkirakan dapat membantu bila ada geraham lain yang tanggal menjadi tidak berguna, malah pada kebanyakan orang menjadi masalah.


masalah yang kerapkali timbul adalah karena gigi bungsu tumbuh paling akhir, terkadang rahang tidak memiliki tempat yang cukup untuk gigi bungsu tumbuh dengan wajar. akibatnya gigi bungsu mendesak gigi geraham yang berada di depannya. hal ini akan mengakibatkan sakit pada gigi. masalah ini umumnya diatasi dengan mencabut gigi bungsu yang baru tumbuh. bila gigi bungsu menempati posisi yang sulit untuk dicabut, yang dicabut adalah gigi geraham yang terdesak sehingga gigi bungsu mendapat tempat yang cukup untuk tumbuh"


nah loh! sama banget dengan yang saya alami. saya menyetujui saran dokter jenny. untuk menyelamatkan geraham saya yang saat itu sakit akibat desakan pertumbuhan gigi bungsu yang abnormal itu (sampai2 seperempat permukaan geraham paling ujung pecah booo..), dengan sangat-sakit-sakit-sakit-sakit-banget-nyet akhirnya gigi saya dicabut. hanya 1 gigi saja dulu walaupun saat itu dokter jenny sempat bercanda dan memberikan tawaran ”cabut 3 gratis 1” --gile ajee, kalo program sale sepatu atau baju mah saya jabanin deh...-- mau tahu rasanya operasi gigi? ampuuuuunnnn…. walaupun berkali-kali suntikan di arahkan ke gusi, tetap saja saya bisa merasakan semua yang diperbuat sang dokter di dalam rongga mulut saya. gusi di robek, gigi di ungkit, di cabut dan kemudian dijahit lagi, hampir semua bisa saya rasakan.

cukup sekali dan membuat saya trauma. walaupun gigi tetap bermasalah untungnya semua berjalan baik-baik saja. bahkan 2 hari setelah operasi itu (saat benang-benang di dalam gigi masih berseliweran, belum bisa makan dan buat ngomong aja masih sakit) saya sudah bisa bermain futsal, memperkuat tim futsal angkatan saya dalam sebuah pertandingan futsal seru2an antar angkatan di kampus, sekitar pertengahan 2005 yang lalu.

sampai akhirnya seminggu belakangan ini…. geraham bungsu sebelah kiri bawah semakin mendesak geraham di depannya. sakit yang pernah saya rasakan beberapa tahun lalu kembali saya rasakan. saya tahu dan sadar kalau keadaan masih akan tetap smaa dan bahkan cenderung bertambah parah selama saya belum operasi. saya masih belum memiliki kekuatan dan keberanian yang berlipat ganda untuk memutuskan melakukan pencabutan karena saya tahu sakitnya.

dan kalo lagi sakit gigi begini saya pasti langsung teringat lirik lagu dangdut itu. tapi kalo saya di suruh memilih antara sakit hati dan sakit gigi…no no no no…tunggu dulu, nyong... jangan paksa saya untuk memilih!

intermezzo

incoming messages :

kangen solo… ujan-ujan gini enaknya di solo.
bakso + duren matesih, capcay twmangu
--sms,25 des 2007 18:45--

remembering mode on
lokasi : solo (92m dpl, 110 45’-110 45` BT , 7 36’ – 7 56’ LS), 6-7 tahun yll.

katakan kita sakit... gila... menempuh 40 km jalan mendaki ke arah kaki lawu hanya untuk mendapatkan kehangatan sepiring capcay di terminal tawangmangu. pernah pula menembus hujan lebat dengan deraian tawa saat kita kerepotan membawa pulang durian (langsung dari pohonnya) dari matesih. atau mengerahkan segenap kemampuanmu untuk membantuku agar sesegera mungkin tugas besar struktur konstruksi bangunan gedung-ku selesai dan kita dapat menyusul + bergabung dengan kemeriahan iring-iringan touring menuju nusakambangan.

aaah... masa itu...

tadi malam
lokasi : tempat minum kopi - jakarta (7m dpl, 6º12' LS, 106º 48' BT)

”jaman kita kuliah dan gak punya duit, cuma modal nekat dan nyetater motor doang bisa sampe mana-mana. makan capcay di tawangmangu, minum cendol di prambanan, ’metik’ duren di matesih, nekat ke nusakambangan, tahun baruan di blitar, beli roti ke salatiga dan gak kehitung berapa kali dalam sebulan nengok jogja-semarang... sekarang... alhamdulillah sudah punya duit sendiri, tapi sempit banget waktu buat bisa ngelakuin hal-hal amazing kaya dulu... kadang kangen... tapi toh semua ada masanya kan? bahagia aja udah pernah ngelewatin itu semua” katamu dengan menerawang.

kamu bahagia. saya bahagia. kita tetap bahagia. setidaknya saat ini derai tawa masih mengalir diantara cerita dan nostalgia yang silih berganti meluncur dari bibir kita masing-masing, sambil ditemani kehangatan secangkir black coffe-ku, cappuccino-mu dan dua potong donat, saat rasa bebek bakar yogi @jalan panjang masih bisa kita rasakan melalui sendawa barusan.

saya juga kangen dengan ke’nekat’an kita...

bakso ino

pernah merhatiin gak kalo beberapa tempat makan bakso akhir-akhir ini tampil dengan ‘kemasan’ yang berbeda. nyaman, cozy, berkonsep dan ‘ngarsiteki’ *halah…:P *. setelah beberapa kali bolak-balik lewat bakso ino di tebet --yang tempat makannya berupa balkon dengan warna mentereng itu--. karena penasaran banget pengen icip-icip disini, akhirnya beberapa waktu yang lalu saya makan di ino cijantung --kejauhan kalo ke tebet boooo, keburu mati kelaperan kaleeee kalo pake ke tebet segala…-- tempat yang di cijantung juga gak kalah nyaman kok buat ukuran makan bakso. malahan ada waterwallnya segala.

tadinya saya pikir bakso ino cuma nyediain menu seputar bakso-mie-pangsit aja. waktu liat daftar menunya, waaahhh… ternyata ada nasi goreng, kwetiaw goreng + rebus, bihun, mie goreng, capcay, puyunghay, dan sodara-sodaranya. sore itu saya pesan mie ayam pangsit bakso, kwetiaw goreng, eslemontea, dan hotlemontea. tenang aja… bukan buat saya sendirian kok, soalnya saya datang berdua. ^^

masalah rasa… as usual mie ayam bakso lainnya deh, rata2 aja. porsinya juga pas, gak terlalu banyak, gak terlalu dikit juga. kwetiawnya gak tau rasanya gimana, soalnya gak ikutan nyicipin piring sebelah, hehe… eslemontea nya nendang banget, sampai-sampai saya masih inget segernya.

total kerusakan yang dibikin buat mie ayam pangsit 10.5k, kwetiaw goreng 9.5k dan lemontea @5k. 2per5 bintang dari saya buat tempat makan ini.

akhirnya update juga!!!

i never neglect my blog so far, apalagi more than 2 weeks. kemana aja? berlibur? bersenang-senang? boro-boro… penyebabnya gak lain dan gak bukan adalah karena jam kerja saya yang semakin menggila *sigh*. pertengahan minggu kemarin saja saya baru menginjakkan kaki di rumah menjelang tengah malam, hampir jam 00:00 selama 4 hari berturut-turut. ampun deh! sebenarnya saya sangat malas untuk mengakui kalau saya sedang dalam keadaan hectic pekerjaan yang amat sangat menguras waktu. ga ngerti deh, since pengerjaan proyek hampir mendekati finish, personil di proyek saya banyak yang di mutasi kesana-sini untuk bergabung di proyek baru. beban berasa tambah berat sejak pindahnya 2 orang dari divisi engineering, tempat dimana saya bergabung. praktis sisa pekerjaan yang ada mau-gag-mau, ikhlas-gag-ikhlas kudu dirangkap2. padahal tangan juga dari dulu cuma dua, kepala cuma satu, kapasitas otak kanan-kiri juga gak nambah, malah bisa dibilang udah bebel. sementara isi yang harus ditampung semakin banyak. lagipula perasaan dari dulu jakarta ya segini-gini aja… gak bakalan beranak atau berkembang biak jadi tambah luas. tapi kok perusahaan tempat saya bekerja ini tetep aja proyeknya bertebaran dimana-mana.

gak ada yang lebih enak buat dilakuin begitu menginjakkan kaki di rumah selain langsung ngorok dibalik bedcover. boro-boro cek imel, YMan dan update blog, seminggu kemarin saking udah ngantuk banget, sampe rumah langsung tidur. sampai2 ngecharge hengpong aja pake kabel data di kantor. bahkan beberapa hari yang lalu seorang teman SMA berkomentar “sakit + gak waras lu, tan!” saat menelpon saya dan mengetahui bahwa saya masih berada di kantor saat jam (baru) menunjukkan 19:55. hahaha... menyedihkan emang, tapi yasud lah...

niwey ada beberapa catatan penting bagi saya yang terjadi selama offline kemarin, diantaranya :
fakir bandwidth

selain karena asalan (sok) sibuk kerjaan, alasan utama sebenarnya kenapa saya jarang onlen adalah karena saya mendadak jadi fakir bandwidth, soalnya modem ADSL andalan saya ngadat. sejak awal desember saya gak pernah cek imel, YMan, FSan, update blog ataupun blogwalking. beberapa imel penting yang masuk ke inbox saya cek melalui hengpong dan nyolok kabel telpon proyek ke laptop (haree genee nyolok kabel telpon? hahahaaa... iya... kan di proyek, nyet!

pertengahan minggu kemarin akhirnya saya balik ke prolink (ini untuk yg ketiga kalinya!) di daerah pangeran jayakarta. mumpung masih garansi jadi bisa free repair :D. udah gitu modemnya free delivery sampe tebet pula. bukaaaannn... ini bukan fasilitas delivery-nya prolink, tapi ini inisiatif seseorang yang kebetulan kantornya gak jauh dari prolink yang rela ke tebet buat nganterin modem keesokan harinya sepulang kantor. hihihi... jadi ada acara saling mengunjungi segala niy, setelah sebelumnya saya kabur dari proyek dan berhasil ’menculik’ dia buat ngorol2 sore itu dan dia juga ’menculik’ saya keesokannya buat menemaninya makan.

ultah bokap

tanggal 7 desember kemarin adalah hari ulang tahun my beloved dad. alhamdulillah masih bisa ketemu lagi sama tanggal itu. kalau ada yang beda dari tahun sebelumnya adalah hari itu kita gak bisa kumpul bareng, karena papa masih on duty di manado dan baru pulang senin sore, 3 hari setelahnya. tapi gak masyalah, toh saya udah telpon2an pagi harinya.

happy bidey buat papa… semoga papa selalu diberi kesehatan, kebahagiaan dan selalu dalam lindungan Allah SWT. makasih buat semuanya selama ini. buat selalu ‘ada’ dan dekat dalam keterbatasan jarak dan waktu, buat setia nunggu aku pulang sampai larut malam, also buat pengertian, keikhlasan, dukungan dan kepercayaan sampai detik ini atas segala jalan yang saya pilih dan keputusan yang saya buat. luv u so much, pa…

ps : maaf kalo kadonya baru dikasih malamnya ya,, pa… soalnya baru aja dibeli wiken tanggal 8 kemarin -- setelah wiken lalu gagal jalan karena yang mau nganterin aku lagi di RS dan aku juga kudu ngantor…hihihi… ;) --

musim nikah

as usual mendekati idul adha a.k.a lebaran haji sudah bisa dipastikan musim janur kuning betebaran, yang berarti musim kondangan. di umur saya yang hampir mencapai quarter century ini adalah masa-masa jaya keemasan buat kondangan, secara udah banyak temen-temen yang pada nyebar undangan nikah.

beberapa acara kondangan yang udah ngantri diantaranya yaitu wiken ketiga bulan ini adalah pernikahan salah satu sahabat saya sejak SMA, yang acaranya berbarengan dengan pernikahan temannya bapak satu itu (teman sepermainan dari kecil booo...). wiken besok gantian saya yang menemaninya itu ke acara pernikahan teman SMAnya. haduh2... kondangan melulu yak... ^^

until we meet again

kaget! gila aja gak kaget… millie, sahabat semenjak kuliah yang terakhir terlibat di satu proyek dengan saya tiba-tiba mengeluarkan pengumuman pindah kerja dan bergabung dalam proyek pembangunan LNG yang sedang dikerjakan perusahaan tempat saya bekerja sekarang, dengan lokasi di Tangguh - Papua, hanya 2 hari sebelum keberangkatannya.

tidak ada pertemuan khusus untuk melepasnya pergi, hanya tersisa satu gambar yang sempat di capture ciput saat dia datang ke ruang saya sore hari itu. sesaat sebelum keberangkatannya memang dia sempat mampir ke rumah mama untuk menitipkan barang-barangnya dan berpamitan. sementara saya sendiri masih di kantor.

lebih dari 7 tahun saya mengenalnya dan tahu persis sifat dan pribadinya bahwa tidak ada satu orang pun yang bisa mencegah keinginan kuatnya untuk melakukan suatu hal, termasuk keluarganya.

saya masih bisa merasakan kobar semangat dari ragil satu itu, yang ingin ‘berbeda’ dengan lainnya… you go, girl! selamat menikmati petualangan baru di belantara papua…

wiken yg ditunggu

gak sabar rasanya nunggu wiken ini…

seperti yang udah di rencanain, ngumpul bareng saat wiken ini akhirnya terlaksana juga. saya yang sedari pagi udah males buat nglakuin apapun, sepagian di kantor cuma haha hihi ngobrol bareng sandra + ciput aja. hari ini benar-benar free banget, secara bigboss sedang keluar kota dan mas oka, manager engineering saya di vonis kena tipes (moga cepet sembuh ya...). cuma badan aja yg dateng ke proyek, sementara pikiran mah udah gak tau ada dimana. ciput yang sejak pagi berkoar-koar pengen futsal di daerah satrio-karet dengan semangat cabut sebelum jam 12 siang. saya masih agak sedikit waras, baru keluar jam 13 bareng sandra, mampir kostnya buat istirahat sebentar.

syarat mutlak datang ke acara ini adalah gak boleh bawa laki, kecuali rosa, hehehe... –secara cuma dia doang yang udah punya laki beneran, boooo...^^-- renny dan rahma yang sudah dari pagi barengan di setiabudione ngabarin udah mendarat di plaza semanggi. sementara rosa masih dalam perjalanan dari kalimalang, millie masih tertahan di salemba, dan epha kabarnya masih ada urusan di cikarang. jam 14 saya cabut dari kost sandra di tebet dan berhasil menemukan rahma, renny dan rosa di centro.

kami memutuskan buat makan di solaria sambil cerita-cerita, haha hihi dan cekika-cekikik godain rosa yang baru 3 minggu resmi menyandang gelar nyonya wisnu wijaya. millie baru datang jam 17, sementara epha yang baru 2 minggu bedol desa dan setengah jam yll sempat sms tanya cara naek busway itu muncul beberapa menit kemudian dengan tampang cengengas cengenges saat kami sedang muter-muter liat ini – itu.


saat malam semakin menanjak, ide cemerlang dadakan buat karaokean akhirnya membawa kami ke lantai 6, tempat dimana vista-nya inul berada. nyanyi-nyanyi sekian puluh lagu dengan suara yang jelas pas-pasan dong...^^.

segala keriangan ini berakhir jam 21.30. epha yang pulang ke bintaro sudah dijemput laki-nya di gramed, millie masih nunggu jemputan dari pasar minggu dan renny dengan perkasanya pulang sendiri, hehe... saya sendiri akan mengantar rahma ke dejons tebet untuk ketemuan dengan temennya yang lain dan langsung pulang ke cibubur. gak tahu kenapa pertemuan barusan terasa sangat cepat, padahal bill parkir saya hampir mencapai hitungan 9 jam.

rasanya ingin mengulang saat-saat ini... atau membiarkan waktu berhenti sejenak saja, asal terus disini... kumpul, makan, cerita, hahahihi, cekikak-cekikik, karaokean, lupakan sejenak kerjaan... ^^

ketemu rahma

beberapa menit menjelang pergantian hari...
saya baruuuu saja sampai di rumah. malam ini memang pulang agak terlambat. saya baru saja menemui rahma yang sedang berada di jakarta, dalam rangka tugas dari tempat kerjanya di solo. sebenarnya dia sudah ada di jakarta sejak hari minggu kemarin. gak tahu kenapa hari ini dia ’terjun bebas’ pindah hotel dari peninsula ke sebuah hotel kecil di tebet, tepat di depan siteoffice proyek dimana saya bergabung.

saya menemuinya di kafe burger di depan proyek jam 22.00 dengan sisa-sisa kekuatan yang ajaib langsung berubah menjadi derai tawa dan rentetan cerita, terutama cerita dan gerundelannya tentang hotel yang ditempatinya malam ini yang ’gak banget’ itu.

semakin beranjak malam... capek dan ngantuk memaksa saya harus segera pulang ke cibubur dan rahma harus kembali ke ’hotel-tempat-dia-nginep-yang-gak-banget-itu’, heheee... tapi masih akan ada cerita panjang di wiken nanti saat kita semua ngumpul kopdar di plangi... ya kan, ran? ros? mil? eph? =)

13 november = putu

tanggal di layar ketiga hengpong saya menunjukkan hari ini tanggal 13 november. begitupun jam warna putih di pergelangan tangan, kalender di meja kerja, tulisan kecil di pojok kanan bawah layar monitor, surat dari MK proyek maupun gambar yang ada di meja bertanggal 13 november 2007. semuanya mengingatkan saya akan satu nama : putu.

saya ingat… 13 november 2007 ini adalah ulang tahunnya yang ke-25. ucapan dan harapan sempat saya kirimkan sore tadi melalui sebuah pesan singkat, walaupun sudah menjelang sore. beberapa menit kemudian sebuah sms balasan masuk.

amin… makasih ya, tan…
skr putu udh di aceh, udh seminggu ini.
salam ya buat teman2…
+62812959xxxx, 13 nov 2007 17:39

jlegeeerrrr!!! aceh…

dua tahun terasa sangat cepat berlalu kalau saya mengingat pertama kalinya sahabat yang saya kenal saat SMU itu menceritakan kedekatannya dengan seseorang saat libur lebaran dua tahun yang lalu. selama ibu satu itu sekolah, kuliah dan bekerja, saya belum pernah mendengar cerita kedekatan putu dengan laki-laki manapun. cerita terus bergulir sampai awal juni kemarin cewe yang hobi bersin ini mmberitahu rencana pernikahan dengan laki-laki yang diceritakannya itu, tepat 3 minggu sebelum hari-H. lewat telpon dia sempat ‘pamit’ untuk menikah di lampung, bukan di jakarta atau denpasar, karena adat mengharuskannya menikah di rumah laki-laki. dalam kesempatan telpon itu juga dia menceritakan rencananya untuk meninggalkan pekerjaannya di sebuah bank swasta di daerah sudirman dan memilih untuk pindah mengikuti (calon) suaminya yang ditugaskan ke aceh oleh kesatuannya.
hidup memang selalu tentang pilihan dan memilih...

dan pilihan itu yang telah dipilihnya. kabar pernikahan dan kepindahannya ke aceh setahu saya tidak banyak diketahui teman-teman yang lain. saya sendiri walaupun sudah lama mengetahui rencana panjangnya setelah menikah, namun seperti ada sesuatu yang ‘missing’ saat membaca balasan sms ucapan ulang tahunnya. apalagi kontak telpon dan sms terakhir saya dengan putu terjadi saat menjelang ramadhan kemarin.
jujur balasan sms tadi membuat saya merindunya *mellow mode on*. klise memang. dewasa ini teknologi memungkinkan kita untuk tetap bisa saling berhubungan dengan media apapun. telpon, sms, video call, imel, dan segudang cara lainnya ada dalam keseharian dan genggaman. tapi tetap saja ada sesuatu yang ’hilang’ ketika mengetahui dia tidak lagi tinggal di belahan pulau yang sama dengan saya.

kalau di runtut kebelakang, pertemuan terakhir saya dengan putu terjadi secara tidak sengaja sekitar akhir tahun lalu di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan depok. benar-benar pertemuan yang tidak disengaja, bertabrakan saat sedang mengamati barang yang sama, langsung kaget dan sedetik kemudian berganti dengan pelukan hangat serta cipika-cipiki. mirip cerita sinetron. sore hingga malam itu akhirnya kami habiskan untuk saling bertukar cerita di sebuah restoran cepat saji, masih di pusat perbelanjaan itu.
ah, andai saja saya tahu kalau momen pertemuan seperti saat itu akan sangat jarang saya dapatkan lagi, pasti saat itu saya lebih memilih untuk mengobrol di sebuah kafe 24 jam sambil menyuruh ida, ceple dan dena cepat-cepat datang bergabung, serta tidak lupa menceritakannya melalui telpon kepada agungdiah di denpasar.

happy bidey, putu…. selamat menjalani usia baru dan hidup baru di tempat baru…

wedding award


beneran deh! saya baru kali ini melihat wedding award angkatan saya. jadi ceritanya gini. teman-teman satu angkatan di kampus tempat saya kuliah membuat satu ’prasasti pernikahan’ (baca : piala bergilir pernikahan) --seingat saya desainnya di sayembarakan di kalangan angkatan saya-- untuk diberikan kepada setiap anggota angkatan yang menikah. sebenarnya bukan diberikan sih --sesuai dengan namanya yang ’bergilir’ itu-- piala itu berputar dari satu acara pernikahan ke pernikahan selanjutnya, dari satu kota ke kota yang lain. aturan mainnya begini... pada sisi kanan dan kiri wedding award itu ada plat kecil berwarna emas yang nantinya digunakan untuk menuliskan/mengukir nama anggota angkatan dan pasangan yang akan menikah, berikut dengan tanggal pernikahannya. wedding award ini akan diberikan oleh teman-teman angkatan yang hadir pada saat resepsi pernikahan. setelah pasangan yang menikah menerima wedding award, maka pasangan ini berhak untuk menyimpannya sampai ada anggota angkatan yang menikah berikutnya. apabila ada pasangan lain yang akan menikah, maka pasangan yang terakhir memegang piala ini wajib untuk menuliskan nama dan tanggal pernikahan pasangan yang akan menikah selanjutnya, dan mengirimkannya (kalau kebetulan berhalangan hadir) ke pasangan yang akan menikah tersebut.

untuk pernikahan rosa yang digelar siang tadi, 2 hari yang lalu sinung mengirimkan wedding award tersebut ke alamat saya langsung dari surabaya. agak shock juga waktu ngeliat packagingnya yang segede gaban itu, jadi tebak-tebak buah manggis ngebayangin isinya sebesar apa, secara saya belum pernah lihat langsung bentukannya. setelah dibuka... tralalaaaaa.... ternyata wedding awardnya sendiri hanya berukuran sekitar 50-60 cm saja dan sisanya mostly kertas-kertas yang berfungsi untuk menahan goncangan. puippfffhhh... kirain segede apa... :P

iseng-iseng tadi saya sempat menghitung jumlah ’kapling’ nama yang tersedia di sisi kanan dan kiri wedding award. jumlah kapling di kanan ada 2 kolom 18 baris, begitupun di sisi kiri. totalnya ada 72 kapling nama. saya sendiri tidak ingat secara pasti berapa jumlah orang di angkatan saya, secara beberapa waktu yang lalu sempat ada beberapa teman yang pindah jurusan. walaupun gak tahu nantinya nama saya akan ada di urutan keberapa, tapi saya berharap kapling itu masih tersisa... ^^. usul saya : program menikah sesama angkatan sepertinya bisa dijadikan solusi jitu pengiritan tempat kapling nama pada wedding award... :P

rosa - wisnu, 27 oktober 2007

sakral. haru. suasana itu yang saya rasakan pagi ini di rumah seorang sahabat di kawasan cipinang melayu saat menghadiri akad nikahnya. alhamdulillah, satu sahabat telah ‘melangkah’ hari ini. ada perasaan senang, haru sampai mules sendiri sejak mau berangkat (siapa yang nikah, siapa yg mulesss :P...)

barakallohu laka wabaraka 'alaika wajama'a bainakumaa fii khoirin… semoga Allah memberkatimu dan memberkati pernikahan ini serta mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.

untuk rosa dan wisnu… selamat menempuh hidup baru. semoga Allah menjadikan kalian keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah dalam menyelesaikan lagi setengah dien-Nya... amiiiinnn...

mie ceker bandung

siang tadi bareng anak-anak kantor lunch lagi di sini. tempat ini termasuk salah satu tempat makan favorit saya di tebet, bisa dibilang yang sering dikunjungi kalau lapar, baik jam kantor maupun bukan. ada sedikit perbedaan dengan hari-hari sebelumnya datang kesini. jam istirahat siang ini suasana tempat makan ini ramaaaaaaiiii banget, penuh banget. jadi agak gak nyaman karena nunggu lama dan terkesan sesak.
mie ceker bandung. begitu kalimat yang ada di papan nama di depan bangunan bernuansa serba hijau di tebet barat dalam nomor 76. sesuai dengan namanya, menu andalan tempat ini adalah mie ceker. walaupun jenis menunya banyak banget, tapi intinya adalah mie rebus dengan potongan ceker ayam. untuk mienya secara umum ada mie ayam kuah biasa dan mie yamin. kalau dibagi dari jenis taburan ayamnya, jenisnya ada 2 yaitu mie ayam dengan ayam manis (kaya yang biasa ditemuin di mie ayam lain) dan mie rica-rica (ayamnya dihalusin dan dipedesin). lainnya hanya beda di kombinasi tambahan yang berupa bakso, pangsit rebus dan ampela ayam.

buat yang gak suka sama ceker ayam bisa pilih mie tanpa ceker --walaupun namanya bakal jadi rancu : mie ceker tanpa ceker ^^-- tapi percaya deh, ceker di mie ini beda banget, manis dan empuk. bentuknya juga udah dipotong-potong menjadi beberapa bagian, so gak begitu nggilani ^^. jujur pada kunjungan-kunjungan awal saya juga agak males makan pake ceker ayamnya tapi ngeliat dari namanya, pasti ada sesuatu yang beda kenapa sampai menonjolkan nama ‘ceker’ itu. maka karena rasa penasaran dan bujuk rayu jeng sandra akhirnya mie ceker spesial malah menjadi menu favorit setiap kali kesini.

menu pelengkap lain yang bisa dicoba adalah pangsit goreng, bakso kuah dan ceker goreng. buat yang bosen makan mie, di tempat ini juga menyediakan aneka jenis nasi goreng, mie goreng sampai capcay. untuk minumnya lumayan banyak macamnya, mulai soft drink, segala macam jus sampai yogurt. favorit saya : avocado cappuccino. ada kenikmatan tersendiri merasakan tajamnya aroma cappuccino yang menyatu dengan kentalnya jus alpukat. saya recommend menu satu ini buat para penggila kopi seperti saya…

total kerusakan yang dibuat disini 92.7k include tax 10%, dengan perincian 2 mie ceker special @11.7k, 1 mie rica-rica @11.3k, pangsit goreng (isi 5) @8k, jus mangga @7.5k, avocado cappuccino @7.5k, es teh botol @2.8k, termasuk tentengan 2 bungkus mie ceker spesial buat 2 orang di kantor yang awalnya gak mau ikut karena lagi asyik makan katering kantor – tapi tetep aja sms minta dibawain 2 bungkus. *hahaha…kabuuurrrrr*

2397 sms


sabtu dini hari, lewat tengah malam.
semua sms di primary hengpong saya tiba-tiba saja pending. banyak sms yang gak masuk, kayanya gantung gitu. padahal sebelumnya baik-baik saja.

sabtu siang di kantor
sana-sini komplain katanya saya gak bales sms, padahal seingat saya memang gak ada sms yang masuk. restart hengpong, matiin - nyalain lagi. ternyata ada 8 sms dari tengah malam tadi masuk semua.

malam minggu
ada yang aneh, kok tumben2an hengpong saya bisu terus. saya restart lagi lah tuh hengpong, dan masuk lagi 9 sms dari tadi siang.

minggu pagi
capek restart-restart terus, saya telpon call center sony ericsson. sarannya saya disuruh mencoba hengpong dengan sim card lain. setelah saya coba, tetap aja begitu, sms tetap gak ada yang masuk, report gak ada yg datang. capeee deeehhh…

minggu siang-sore
saya ngibrit ke service center sony ericsson di ambassador. duh... padahal semenjak saya beli 6 bulan yang lalu, hengpong saya ini baik-baik saja. kata teknisinya pertolongan pertama yang mungkin dilakukan untuk memulihkan hengpong saya adalah upgrade software. resiko yang ditanggung : semua data sms hilang, secara gag bisa di backup di memory card. yasud lah, daripada ngehang terus. antara rela gak rela dan ikhlas gak ikhlas, saya akhirnya ’melepas’ 1389 sms di inbox dan 1008 sms di sent item. sebenarnya berat banget secara banyak ’barang bukti’ beragam cerita tersimpan dalam bentuk sms ^^. terlebih lagi saya memang tipikal orang yang malas menghapus sms di inbox dan sent item.
hanya membutuhkan waktu sekitar 1.5 jam saja untuk memulihkan kondisi hengpong saya, tapi sampai detik ini saya masih belum rela, belum ikhlas kehilangan 2397 sms...

mestinya libur telah usai

ternyata serba salah jadi orang taat peraturan. mungkin benar peraturan dibuat untuk dilanggar. ceritanya jauh hari sebelum libur, proyek saya sudah menetapkan tanggal 18 oktober a.k.a. hari ini adalah hari pertama masuk kembali kerja setelah idul fitri. pertamanya saya ngedumel, kok nanggung banget ya. mbok ya sekalian tanggal 22 oktober aja, seperti kebanyakan kantor lainnya, walaupun kalender menetapkan bahwa cuti bersama hanya sampai tanggal 16 oktober. tapi ternyata kantor saya gak kejam-kejam banget dibandingkan rani yang libur ikut kalender ^^, mulai tanggal 12 sampai 16. saya sendiri sudah libur sejak tanggal 10.

sejak kemarin saya sadar sesadar-sadarnya kalau hari ini adalah tanggal 18 oktober dan hari kembali bekerja. pagi ini saya bangun dengan malas-malasan, baru selesai mandi jam 8 pagi, sarapan sambil nonton infotainment di tivi, bersantai-santai sambil mendengarkan playlist winamp dan baru berangkat menuju tebet jam 9 pagi. saya yakin pagi ini tidak akan menemui kemacetan di jalan, secara masih banyak orang yg menikmati libur.

dugaan saya tidak meleset. saya hanya memerlukan waktu 25 menit saja dari cibubur untuk sampai ke tebet. senang sekali berkendara menikmati lengangnya jalan di jakarta saat suasana lebaran masih terasa. saya yakin prosentase caci maki, umpatan, sumpah serapah dan absensi anggota kebun binatang yang keluar dari mulut pemakai jalan di jakarta jauh menurun drastis seminggu belakangan ini.

sampai di tebet saya hanya menemui beberapa orang teman saja. sepi. suasana libur masih sangat terasa. saat cek hengpong, saya menerima sms dengan isi yang hampir sama. ”tee... masuk gak? aku masih otw dari lampung, belum nyebrang pula...” atau ”beneran masuk gak sih? gw masih males banget nih...” *sigh*

hellooo.... saudara-saudara sekalian.... saat ini saya sudah ada di tebet, sudah datang dengan baju baru dan dandan cantik pulllaaa... jadi patah arang dan hilang semangat deh melihat kantor dan baca sms di hengpong.

big boss datang hanya 10 menit saja dan langsung cabut sementara saya dan mahfud (dua orang yg ada di engineering hari ini) masih harus menunggu mas oka datang untuk satu urusan. untungnya saya membawa beberapa judul dvd yang belum sempat saya tonton. jadilah bioskop dadakan pindah ke meja kerja saya, nonton ’bourne ultimatum’ sambil ditemani soft drink dan cemilan kecil.

setelah selesai nonton, setelah mas oka datang dan urusan selesai, semuanya balik kanan dan pulang jam12 siang! so... kesimpulannya hari ini ke kantor cuma pindah tempat nonton dvd aja... *sigh*

leganya bisa ketawa ngakak

setelah melalui perjuangan, akhirnya hari ini saya bisa ketawa ngakak sepuasnya. bukan… saya bukan lagi sedih, merana, putus cinta atau desperate sampai tidak bisa ketawa. ceritanya saya pengeeeeeennn banget nonton get married yang bergenre komedi itu. bisa dibayangin dong lucunya... secara cast yang terlibat di dalamnya juga gokil abis semua. tapi tidak semua keinginan bisa semudah yang dibayangkan, even cuma nonton bioskop. untuk bisa sampe ngakak-ngakak kaya sore ini, saya melewati 3 hari perjuangan.

hari pertama, senin 15 okt 2007
mall pondok indah, 15.30

hanya memerlukan waktu 30 menit saja dari rumah saya di cibubur untuk bisa sampai di kawasan pondok indah --kejadian luar biasa yg hanya terjadi saat lebaran seperti ini--. sore ini saya janjian sama rani dan om-nya sore ini buat nonton. dari lebaran tahun kemarin, rani selalu mengajak saya untuk halalbihalal di bioskop sekalian nonton... pocong2! gubrag banget emang cewe satu itu ^^. kebetulan lebaran tahun ini cineplex dibajirin lagi sama hattrick film setan ala indonesia. 3 film horor indonesia naik bersamaan. dan kebetulannya lagi... pocong3 termasuk salah satu judul yang lagi diputar. tapi saya bersyukur banget karena kali ini rani ’agak sehat’, kami sepakat nonton get married.

sampai di cineplex.... boooo... plis deeehhh.... abg sejakartaraya numplek plek di sini. pusing banget rasanya ngliat style abg yang hampir seragam semuanya... ber-kaos band + ber-celana skinny, ber-legging + ber-babydoll dan gak ketinggalan rambut poni. hadoooohh... gara-gara banyak abg yang kata rani lagi pada ngabisin angpaw lebaran, dengan sangat sedih sore ini gak jadi nonton. iyalah... secara tiket sampai malam juga sudah habis. atengnya lagi, tadi sebelum berangkat sebenarnya saya dan rani sudah membahas apakah hari ini bioskop bertiket nomat ato gak. kalo nomat, bisa dipastikan menjelang sore tiket nonton akan ludes des des.

itulah yang terjadi. ujung-ujungnya kita cuma duduk-duduk sambil minum di coffebean melepas pegel sambil disuguhi pemandangan abg (yang lagi-lagi) ber’seragam’ gaul itu. *sigh*

hari kedua, selasa 16 okt 2006
cibubur junction, 16.00

semangat 45 saya menuju cibubur junction untuk nonton get married. pokoknya hari ini harus nonton! tapi… saya gak sendiri, my little brother --preman kecil yg selalu menang di rumah ini-- tiba-tiba minta ikut. saya bilang kalo sore ini saya mau nonton get married. dia setuju. so, berangkatlah kami berdua.

sampai di depan loket, gak ada angin, gak ada hujan tiba-tiba preman kecil ini minta nonton film setan. hadooohhh.... males banget. tapi, preman kecil ini pintar membalikkan keadaan dengan jurus andalannya. saya sudah hapal tabiat liciknya kalau punya keinginan. dia bisa saja menangis teriak-teriak dan ngamuk kalau keinginannya tidak terpenuhi. terpaksalah akhirnya saya membeli tiket ’kuntilanak 2’ dan menyaksikkan atraksi horor ala indonesia itu.

pelajaran penting hari ini : hati-hati... anak kecil jaman sekarang bisa mendadak berubah menjadi pengkhianat! :D


hari ketiga, rabu 17 okt 2007
margo city - depok, 14.45

bilang lah saya bancibioskop, demen ngemall kaya abg ato apalah namanya, asal hari ini saya harus nonton get married, sekalipun sendirian ^^. yup, berbekal jadwal yang sempet saya intip disini sejak dua hari yang lalu, maju tak gentar saya menuju margo city buat nonton get married di margoplatinum.

saya datang 20 menit menjelang film diputar. tiket yang tersisa hanya tinggal beberapa saja dengan posisi duduk yang seadanya. maksudnya seadanya ya... bisa aja paling depan, bisa aja duduk di antara orang pacaran, abg pullaaa! saya dapat duduk di l-7. itu berarti baris ke-12 dari atas dan baris ke-7 dari bawah. hhhh... yasud lah, masi untung deket koridor dan gak dihimpit sama pasangan pacaran di kanan-kiri.

maka.... larutlah saya bersama tawa-tawa ngakak ratusan orang sore tadi di cineplex. ada perasaan lega... sangaaaatttt legaaaaa... sejenak menyingkirkan masalah dengan tertawa lepas. kangen rasanya bisa tertawa lepas seperti tadi sore... *mellow mode on*

selamat idul fitri 1428 H

banyak kata terucap dan tertulis, tidak semua menyejukkan...
banyak prilaku sudah di buat, tidak semua menyenangkan...
taqobalallahu minna wa minkum, taqobal yaa karim...
minal aidin wal faidzin…
mohon dibukakan pintu maaf lahir batin…
~~ Selamat Idul Fitri 1428 H ~~

roti wonder

Sekotak besar roti wonder pesenan saya sampai juga di rumah. Ceritanya wiken kemarin, jeng, adik saya yang kuliah di solo pulang dalam rangka libur lebaran. Seingat saya ini adalah kali kedua dia pulang ke jakarta sejak kepindahannya 47 hari yll! Gak ngerti ada angin apa, sms penawaran oleh2 dmasuk ke hengpong saya.


Jeng (J) : besok gw pulang naek rosalia. Lu mau gw bawain apa?

Mikir…pengen ini, pengen itu, kangen makan ini, kangen makan itu. Sampe akhirnya saya membalas sms nya...

Saya (S) : roti wonder. Beliin roti abon, donat keju, roti goreng, krumpul daging, ama yg pizza
J : dmana tempatnya?

Gubrag.... gak gaul banget sih nih anak....

S : di jalan gajah mada, habis balapan ke arah monumen pers.
J : ok dey...besok gw cari. Itu juga kalu ketemu ya...

Besoknya masih aja nelpon, bilang kalo nyasar dan dah sampe di depan hotel sahid. Haduh babyyyy...terpaksa panjang lebar ngejelasin kalo tempatnya udah kelewat, karena tokonya satu ruko sama yahoo gajahmada, sebelum perempatan masjid solihin. Sampe akhirnya....

J : i got it. Enak2 ya bo... jadi lapeeerrrrrr....

Huwwwaaaahhh...keesokan harinya akhirnya kotak roti itu nangkring juga di meja makan. Cuma beberapa jam aja, habislah sekotak itu buat ngemil sepanjang malam ^^.

Jadi inget cerita seru tentang roti wonder waktu kuliah dulu. Pertama kali tau roti ini dari hesti, teman kost yang nemenin ke semarang dalam rangka survey TA. Ceritanya kami berangkat dari Solo dalam keadaan kelaperan dan gag sempet makan, yasud mampir deh di salatiga beli eh borong roti wonder. Waktu itu toko roti ini cuma ada di salatiga (di jalan semeru 11 salatiga) dan semarang (di jalan mt haryono 687B semarang). Perjuangan banget buat bisa nemuin tokonya di salatiga ini... Saya dan mantan pacar pernah nyasar, kehujanan dan akhirnya nanya sama Polisi di pinggir jalan dekat pasar salatiga saat mencari toko roti ini.

Jujur roti ini parrraaaaahhh enaknya... --enak banget bo!-- Rani yang hobi nyoba semua toko roti yang ada di solo aja mengakui hal ini. Apalagi jaman rikiplik gitu ’roti yg bisa ngomong’ itu belum masuk solo.

Maka sejak saat itu, siapapun yg melintas solo-semarang pasti gak luput dititipin donat keju-roti pizza-krumpul dan lainnya. Mulai rahma, kiki, hesti, dan sekarang adik saya.

Karena setahun belakangan ini wonder mulai buka cabang di solo (di jalan gajahmada 132A Solo), so... millie also mr&mrs.kurniawan yg mudik...siap-siap saya titipin minggu depan pas balik ke jakarta ya... :P

**rani... semoga tambah mupeng... :D

buka puasa

rani di blognya mengutip perkataan mas hilman bahwa saat yang paling membahagiakan adalah saat berbuka puasa. saya setuju. gak ada lagu terindah yang ditunggu selain kumandang azan magrib yang menandakan saat berbuka puasa. buka puasa senin sampai jumat selalu saya lakukan di kantor. wiken lebih banyak saya habiskan untuk buka puasa bersama sana-sini dan hari minggu biasanya di rumah.

rutinitas buka puasa di kantor biasanya di awali dengan perburuan kolak biji salak, es buah, somay – batagor sampai mie ayam bersama sandra. saya takjub dengan kapasitas dan manajemen perut ibu satu itu yang ternyata sanggup menghabiskan semua makanan secara bersamaan saat buka puasa. katakanlah sore itu misalnya kami beli somay - batagor dan kolak. maka yang ada di hadapan sandra adalah kotak nasi – piring somay – mangkok kolak – gelas es / teh manis (tergantung pesen apa ke OB) yang semuanya dimakan campur-campur bergantian. takjub deh... ^^


oh iya, kumpul-kumpul buka bareng ibu-ibu arisan juga jalan terus. tanggal 22 september kemarin bu-bar di dapur solo kebayoran bareng ma rani, millie, epha (yang khusus datang dari bandung!), yusti, yogi dan abub (loh...sejak kapan bapak-bapak itu ikut arisan...? ^^). waaaa... berasa back to solo banget makan makanan khas solo, nasi liwet, serabi, sampe salad solo. besok-besok saya cerita tentang tempat makan itu deh.


minggu selanjutnya giliran arsitek2000uns@jakarta yang ngadain bu-bar di hartzchicken pasar festival. postingannya nebeng disini aja yah ^^....

m i s s i n g



Baru inget hari ini ada pengumuman ini. ceu’ ika yang pertamanya ngasih tau di milis kalu ada lowongan buat posisi satff rancang bangun. Iseng-iseng beberapa minggu yang lalu saya ikutan register. Hasilnya lolos seleksi administrasi dan harus ikutan verifikasi tanggal 28 nanti.

*buka hengpong, liat schedule*

hahaha… 28 September 2007? Kayanya gak mungkin saya bisa cabut dari tebet hari itu. Miting koordinasi terakhir sebelum ST1 diadakan pada waktu yg bersamaan dengan jadwal verifikasi saya. So... gutbay dan dadababaaaay....

sroto eling-eling

Bukan bermaksud ’menggoda’ semua yang lagi berpuasa, cuma pengen cerita tempat makan yang baru saja saya coba sehari sebelum puasa kemarin. Atas recommend Mr. Suharso, --PPM saya yang hobby makan dan ganti RingBackTone hengpong itu ^^--, akhirnya kesampean juga buat berkuliner di Sroto Eling-Eling di kawasan Lapangan Roos, di seberang Daeng Tata, gak jauh dari Soto Gebraak. Beberapa orang di proyek sudah ada yg merecommend sebelumnya buat coba tempat makan ini, tapi kok ya gak pernah nyampe kesana, selalu dan selalu parkir di soto gebraaak terus, termasuk yg terakhir bareng teman-teman di engineering.



Sroto & Mendoan “Eling-Eling” Khas Banyumas / Sokaraja
. Begitu judul yang terpampang waktu saya baru saja mencari parkiran. Tempatnya gak besar-besar banget, menempati bagian depan / teras sebuah bangunan rumah.
Saya pesan sroto komplit, sroto campur, 4 mendoan dan 2 teh botol. Heheheeewww… standar banget! Mirip soto, sroto berkuah bening, gak kaya soto betawi yg bersantan itu. Sroto komplit yang saya pesan berisi toge (yg masih pendek, banyak bgt!), ati-ampela, daging, paru, dan yang musti kudu ada (katanya sih...) yaitu campuran kacang goreng. Khasnya sroto Sokaraja biasanya dimakan bareng ketupat, tapi saya tetap memilih sepiring nasi ^^.



mendoan yang saya pesan ukurannya lebih besar dari mendoan yg pernah saya ceritakan di kedai es pocong. mendoan disini selalu 'fresh from the wajan', digoreng saat ada pesanan dan langsung disajikan panas-panas bareng dengan cabe rawit dan uap panasnya, hehehe... total kerusakan yang saya buat siang itu adalah 51.5k untuk 2 orang. Riciannya lupa :P. Saya recommend tempat ini buat yg ngiler dengan cerita saya, buat yg pengen tau sroto dan buat yang bingung cari tempat makan.. :P

Ngomong-ngomong tentang sroto, saya pertama kali makan sroto sekitar tahun 2002 lalu di daerah Banyumas, dalam perjalanan pulang dari Nusa Kambangan ke Solo, dalam rangka Touring Vespa ke Nusa Kambangan bersama pacar tercinta saat itu (hai, pak... pa kabar? ^^). Sebenarnya saya agak-agak lupa sama bentuk dan rasanya, secara itulah pertama dan terakhir kalinya makan sroto sebelum saya mencoba sroto di tebet ini.

maka setelah mencoba Sroto Eling-Eling ini, saya sempat pamer tempat makan ini kepada sang mantan dalam satu kesempatan telpon-telponan. komentarnya singkat saja :
"...gimanapun lebih enak sroto di banyumas, waktu balik dari nusakambangan…. Yang makan-nya pake baju kucel, muka cemong2 karena asep knalpot sepanjang jalan dan belum mandi 2 hari..."
ya iyyyaaaaaalaaaaaaaahhhhh… apalagi makannya bareng saya, kan…? :P

dalam perjalanan pulang

menjelang 22.30

perjalanan pulang kantor. lepas pancoran-kalibata, di sekitar pasar minggu kira-kira 50 meter menjelang underpass. udara agak dingin karena sore tadi memang turun hujan di kawasan tebet-pancoran-kalibata. gak tau di tempat lain. kondisi badan capek, pegel-pegel, kepala agak sedikit pusing karena overload menjelang audit. *help ^^*

jalanan menuju underpass agak sedikit tersendat, gak biasanya seperti ini. apalagi jam segini. motor, mobil dan beberapa bis menepi. pusat perhatian tertuju pada sebuah kijang innova hitam berplat nomor ..... ah sudahlah, gak usah di tulis disini walaupun nomornya sempat saya hapalkan tadi. seorang laki-lagi berbadan tegap, berpakaian safari panjang berwarna gelap tengah memaki-maki seorang pengendara sepeda motor yang memboncengkan seorang wanita, dengan kata-kata kasar dan bernada ancaman. saya bisa mendengarnya karena saya termasuk salah satu pengguna jalan yang sengaja memperlambat laju kendaraan karena ’tertarik menonton’ peristiwa itu --selain karena innova hitamnya itu berhenti agak ke tengah jalan dan sedikit mengganggu lalu lintas--. satu yang menjadi perhatian saya adalah laki-laki itu mengacungkan senjata (baca : pistol) ke arah pengendara sepeda motor. entah apa salah yang dibuat oleh pengendara motor itu sampai laki-laki berbadan tegap mengeluarkan senjatanya. apa mobil yang baru 5 bulan usianya itu sempat tersenggol oleh pengendara motor tadi...? --(usia mobil bisa ditebak dari platnya, kan...?) -- atau pengendara motor itu bersikap ugal-ugalan...? atau jangan-jangan dendam karena wanita yang di bonceng di motor itu adalah kekasihnya...? --hadoh-hadoh....sinetron banget seh..^^.--

anyway apapun itu, kok jadi seperti pamer kekuatan ya, mengeluarkan senjata sambil teriak-teriak memaki orang malam-malam begini di jalan… please deh...

setelah puas memaki-maki dan menjadi tontonan orang, laki-laki berbadan tegap itu masuk kembali ke mobilnya, memacu kendaraannya masuk ke underpass. saya tepat berada di belakang innova hitam yang dikendarainya itu sampai saya masuk ke arah tanjung barat dan innova itu melaju ke arah lenteng agung. sekilas sempat saya lihat sebuah stiker lambang kesatuan berseragam tertempel di kaca belakang mobil itu.

sejenak saya teringat peristiwa yang dialami donald luther colopita, yang menjadi headline media seminggu belakangan ini.

candy-candy

Akhir Mei 2007 kemarin saya melihat sebuah trailer sinetron yang akan ditayangkan mulai awal Juni di sebuah station TV Swasta, dengan judul Candy. Judul ini mengingatkan saya pada sebuah komik dan film kartun masa SD yang sangat saya sukai. Melihat beberapa potongan adegan dan sedikit ceritanya, saya curiga sinetron ini memang benar-benar mengadaptasi cerita komik favorit saya itu. Karena rasa penasaran inilah maka setelah melihat promo sinetronnya, saya langsung membuka website production house yang memproduksi sinetron ini. Ternyata benar… *hadoh-hadoh...* sinetron ini memang ‘replika’ film yang dulu pernah ditayangkan stasiun tv yang sama dengan yang menayangkan sinetronnya. Bahkan ketika saya membaca sinopsisnya, beberapa nama tokohnya masih sama walaupun ada sedikit yang berbeda *pastinya rada kacrut banget kalu dibandingin sama versi aslinya... duh... duh... tolong cepat2 tobat ya itu...*. Sangat Indonesia sekali…. ^^. Sekarang sinetron yang katanya dulu tayang seminggu tiga kali tersebut kini tayang setiap hari karena kabarnya ratingnya yang menanjak. *sigh*

Sudahlah, sebenarnya bukan masalah replika-adaptasi-jiplakan atau apalah namanya yang ingin saya tulis disini. Saya lebih bersemangat menceritakan betapa saya pernah menggandrungi Candy White Audrey (yang dibeberapa negara dikenal juga sebagai Candice White Ardlay), tokoh serampangan – jerawatan - tomboy yang hobi memanjat pohon itu. Saya pertama kali mengenal Candy sekitar kelas 3 atau 4 SD saat film itu di putar hari Minggu jam 08.30 setelah Doraemon. Jarang sekali saya melewatkan hari Minggu tanpa menonton Candy. Sosok Candy menyihir begitu banyak anak seusia saya saat itu (setidaknya hampir semua teman sekolah saya juga menyukainya).

Menurut Tante Wiki, awalnya Candy di rilis pertama kali dalam bentuk novel oleh Kyoko Mizuki pada tahun 1975. Cerita ini kemudian diadaptasi ke serial manga oleh Yumiko Igarashi untuk majalah ’Nakayoshi’ selama 4 tahun, mulai April 1975 hingga Maret 1979. Cerita ini juga pernah di buat dalam versi serial anima untuk televisi Jepang, TV Asahi, sebanyak 115 episode yang ditayangkan pada 1 Oktober 1976 hingga 2 Februari 1979. Pada 25 April 1992 dirilis juga versi filmnya dengan durasi 26 menit.
Di Indonesia sendiri saya kurang mengetahui secara pasti media apakah yang lebih dahulu mempopulerkan Candy. Apakah itu cerita komiknya atau serial yang ditayangkan oleh RCTI. Saya sendiri mulai megikuti Candy ketika ditayangkan di RCTI dan karena ingin tahu kelanjutan ceritanya maka saya juga membeli komiknya. Seingat saya komik Candy termasuk dalam komik ‘angkatan pertama’ yang diterbitkan oleh Elexmedia, selain ada beberapa cerita Serial Cantik lainnya. Bukan perjuangan mudah bagi saya untuk bisa membeli komik itu lengkap dari nomor 1 hingga 9. Bayangkan saja uang saku harian saya yang saat itu hanya sekitar 300 rupiah sementara harga komik saat itu 3000 rupiah. orang tua saya tidak akan mau berbaik hati memberikan uang lebih atau membelikan komik itu untuk saya, karena mereka khawatir saya lebih rajin membaca komik dibandingkan buku pelajaran --ya iyya laaaahh...^^--

Saya masih mengikuti serial Candy sampai lulus SD. Namun pertengahan tahun 1994, ketika memasuki bangku SMP saya kehilangan waktu Minggu saya untuk menonton Candy. Minggu pagi mulai jam 08.00 (selain masih ada 2 hari lainnya) saya mempunyai kesibukan baru, ikut latihan beladiri. --Ehmm…jujur tidak semua orang yang mengenal saya saat ini mengetahui bahwa saya adalah seorang pemegang sabuk hitam (sabuk tertinggi) di sebuah kelompok beladiri dan pernah merebut medali perak di kejurda DKI Jakarta…^^-- Seiiring dengan itu, serial Candy pun berlalu, entah karena sudah habis atau terpaksa dipotong, saya tidak tahu secara pasti. Saya tidak lagi mengikuti jalan ceritanya karena kesibukan saya di hari minggu tidak lagi menyisakan kesempatan untuk sekedar melihat jerawat kecil di pipi Candy.

Sepuluh tahun setelah itu, ketika memasuki tahun keempat kuliah, saya kembali ‘dipertemukan’ dengan Candy ketika dalam satu kesempatan ngobrol tentang film kartun jaman kecil bersama renny, kiki dan juga hesti (teman kost yang freaks abis dengan komik, manga dan evthing bout Jepun). Masing-masing dari kami sama-sama mengurai kenangan tentang Candy. Yang membuat saya lebih senang, ternyata kiki memiliki koleksi lengkap komik tersebut --seperti yang dulu pernah saya miliki di rumah sebelum pindah ke Solo-- dan mengijinkan saya untuk membawa semua komik Candy-nya, seri 1-9, yang ada di gudang atas rumahnya --bagian rumah yang hanya digunakan untuk menyimpan barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi--. Believe it or not, apapun saya lakukan saat itu agar secepatnya kesembilan komik itu bisa pindah ke kamar kost saya. Tidak peduli berapa tebal debu dan sumpeknya gudang, yang penting saya bisa menemukan komiknya dan membacanya kembali entah untuk yang keberapa ratus kali.


Bulan lalu iseng terfikir oleh saya untuk googling ’Candy White Audrey’. Saya menemukan begitu banyak tulisan artikel, milis, komik, video, soundtrack dan masih banyak potongan-potongan lain film ini dalam versi kartunnya di ’you tube’. Opening film yang sempat saya lihat seakan membawa saya kembali ke euforia jaman SD dulu tatkala soundtrack tersebut diputar jam 08.30 pagi. Walaupun opening film yang saya lihat di ’you tube’ adalah versi asli dalam bahasa jepang, tapi saya masih bisa mengingat dengan baik versi indonesianya, baik opening maupun closingnya.

Biar saja, biar... Wajahku begini
Tak peduli... Tak....oh.. Tak... Oh... Tak perlu ku tangisi
Aku memang anak nakal, berlari-lari kesana-sini
Karena aku... Sebab aku...
Memang aku Candy
Senyumlah, senyumlah, senyumlah Candy....
Biarkan sepi ku sendiri, aku pun tak peduli
Lalu ku lari mencari cermin-cermin dan ku berkaca
Senyumlah, senyumlah, senyumlah Candy....

Yihaaaaa.... Saya masih hafal! Seingat saya lirik soundtrack bagian openingnya seperti itu. Dinyanyikan senada dengan versi asli bahasa Jepang-nya, seperti yang saya lihat di you tube. Kalau untuk bagian closingnya seingat saya seperti ini

Biarkanlah esok datang menghampiri diriku
Aku cinta hari esok, aku cinta esok
Harapanku mungkin nanti ’kan menjadi kenyataan

Aku cinta hari esok, aku cinta esok
Diantara berjuta keinginan ini
Kau lah mimpiku... harapanku... impianku.... harapanku...
Candy...
Jumat awal agustus kemarin dalam satu kesempatan istirahat makan siang, saya bersama sandra dan millie menjelajah Mal Ambasador-ITC Kuningan. Biasalah, kebiasaan ibu-ibu PKK untuk menghabiskan jam istirahat jumat yang panjang. Berbeda dengan millie dan sandra yang lebih memilih untuk berburu fashion, saya tidak bisa melepaskan bujuk rayu dan godaan setan ambasador untuk belanja dvd film ^^. Excited banget rasanya menemukan dvd Candy-Candy sebanyak 2 session (9 disc) seperti yang pernah diputar di tivi 15 tahun yang lalu itu! Bo... plis deh... its a long time banget gitu looohhhh. *buka hengpong, langsung telpon jeung nina ngegosip hahahihi dan nyetan2in biar cepet2 ke ambassador juga ^^--

Dan hari ini, saat saya menulis tulisan ini, saya masih mencicil untuk ‘menghabiskan’ dvd Candy-Candy itu. Huhuhuhu…. Senangnyaaaaaaaaaahhhhhh…..

its not the best way to spent longwiken

long wiken ya…? seperti biasanya bidang pekerjaan saya tidak mengenal long wiken :(. semua hari dihajar terus! wiken ini kalau saya tidak salah melirik kalender adalah kali ketujuh long wiken di tahun ini dan belum pernah saya rasakan sekalipun! ngiri? hummm… kadang sih iya tapi saya bisa mensiasatinya dengan mengambil libur di tengah peak-nya hari kerja. hehehe, contohnya bulan lalu saya sempat ‘menarik nafas’ 4 hari untuk pergi ke solo di pertengahan minggu. jadi di saat semua orang tengah berkutat dengan kesibukannya, saat itu saya sedang berwisata kuliner dan belanja-belanji di solo... :)

ngomomg-ngomong tentang libur, saya biasa menghabiskan waktu libur dengan online seharian sambil mengupdate blog, chat, surfing atau blogwalking. kalau mood nonton saya sedang oke, saya mencicil untuk menghabiskan dvd film yang menumpuk (biasanya di awal bulan saya memborong judul-judul baru untuk saya stock selama satu bulan). kalau kebetulan teman-teman mengajak kumpul arisan, makan dan belanja bisa dipastikan saya ada di situ ^^. seperti hari minggu kemarin bersama renny menjelajah hidden treasure di daerah cipadu yang ternyata menyenangkan dan membuat kalap :p

long wiken kali ini boss saya meliburkan karyawannya pada tanggal 17 agustus ini namun mengharuskan kembali untuk masuk seperti biasa pada tanggal 18 dengan sedikit ‘bonus’. ‘bonus’ yang dimaksud adalah bisa datang menjelang siang dan memakai baju bebas. (pliss deh, tiap hari kan kita --eh… saya-- juga pake baju bebas kan, boss? except mereka yg demen bgt pake seragam lapangan heheheee…). kalau saja bisa diganti, jujur saya lebih memilih untuk masuk pada hari jumat dan libur pada hari sabtu.

tapi sepertinya minggu ini minggu ter-apes untuk saya. tetap masuk saat longwiken dan ada pr tambahan yang harus saya selesaikan, yaitu mempelajari setumpuk diktat prosedur dan makalah dalam rangka pelatihan yang diadakan oleh kantor pusat awal minggu besok. huwwwaaaahhh... membaca ini, menghafal itu, memahami ini-itu, duh… bo! pliss deh. secara setahun belakangan ini otak saya seperti kaku – beku – bebel karena sudah tidak lagi mengikuti kegiatan jaman-sekolah-banget itu.

kejutan masih belum selesai. sore kemarin datang fax dari kantor iskandarsyah yang isinya pemberitahuan jadwal audit untuk proyek saya yang akan jatuh pada awal september besok. gubrak-gubrak lah semua isi proyek saya.

rasanya tiga minggu ke depan hidup tidak akan bisa tenang lagi... *sigh*

me...?

hasil timpukan mas helman dari sini

"mustika, you are somewhat left-hemisphere dominant and show a preference for visual learning, although not extreme in either characteristic. you probably tend to do most things in moderation, but not always.

your left-hemisphere dominance implies that your learning style is organized and structured, detail oriented and logical. your visual preference, though, has you seeking stimulation and multiple data. such an outlook can overwhelm structure and logic and create an almost continuous state of uncertainty and agitation. you may well suffer a feeling of continually trying to "catch up" with yourself.

your tendency to be organized and logical and attend to details is reasonably well-established which should afford you success regardless of your chosen field of endeavor. you can "size up" situations and take in information rapidly. however, you must then subject that data to being classified and organized which causes you to "lose touch" with the immediacy of the problem.
your logical and methodical nature hamper you in this regard though in the long run it may work to your advantage since you "learn from experience" and can go through the process more rapidly on subsequent occasions.

you remain predominantly functional in your orientation and practical. abstraction and theory are secondary to application. in keeping with this, you focus on details until they manifest themselves in a unique pattern and only then work with the "larger whole."

with regards to your career choices, you have a mentality that would be good as a scientist, coach, athlete, design consultant, or an engineering technician. you can "see where you want to go" and even be able to "tell yourself," but find that you are "fighting yourself" at the darndest times".
tapi... kok gak ada dan gak disebutin pilihan karir saya apakah akan jadi 'istri arsitek' atau tidak... ^^. eniwei thanks ya mas hel.... =)

nyanyian rindu


tenang… gitar… ngantuk… itulah 3 kata dan kesan awal saya saat mendengar lagu-lagu ebiet g ade.

“hah…??! ebiet??! kesambet setan opo kok kowe nyetel ebiet?” begitu komentar millie saat datang ke meja saya siang tadi untuk mengantar dokumen.

“kelingan bapak deh mbak nek ngrungokke ebiet ngene. dadi pengen mulih…” dengan mata menerawang, sandra, trainee asal malang yang baru 2 minggu bekerja di proyek saya itu berkomentar.

saya heran sendiri kenapa dua hari belakangan ini playlist saya dipenuhi dengan lagu-lagu di album in love: 25th anniversary, album terbaru ebiet. padahal sebelumnya saya sama sekali gak pernah menyimpan cd, kaset atau file mp3 di komputer saya dengan alasan ”lagu jaman bokap banget” ^^.

dulu saat masih di solo jujur saya sempat bosan mendengar tetangga sebelah kamar saya di teknocita, fathia, sering memutar lagu-lagu ebiet sampai larut malam dan hampir setiap hari. kesempatan lain mendengar lagu ebiet hanya sesekali saja secara tidak sengaja saat kebetulan diputar di bis AKAP, menjadi backsound di acara infotainment atau di putar di banyak televisi saat negara ini diliputi musibah. (astagfirullah…)

kata tante wiki in love: 25th anniversary sendiri adalah album ebiet g. ade, yang dikeluarkan pada april 2007, setelah sekitar 5 tahun absen rekaman. seperti judulnya, album ini merupakan album ‘penuh cinta’, peringatan 25 tahun usia pernikahan ebiet dengan yayu sugianto. sebagai info, pembuatan album ini tak lepas dari sentuhan anto hoed yang membantu mengaransemen lagu–lagu, baik lagu lama maupun yang baru.

”lagu-lagu mu hari ini kok aneh... tumben2an stel ebiet... kamu sakit ya, nduk...?”. seperti biasa, gak ada komentar bagus yang keluar dari mulut mas oka, PEM saya itu ^^.

huwwwaaahhh.... biar semua berkomentar, ebiet tetap berdendang....
bila saja kau ada di sampingku, sama2 arungi danau biru
bila malam mata enggan terpejam, berbincang tentang bulan merah...
kapan
lagi kita akan bertemu meski hanya sekilas kau tersenyum
kapan lagi kita
nyanyi bersama, tatapanmu membasuh luka..
(nyanyian rindu - ebiet g ade)
**menerawang... ingat kamu**

jakarta, 8 agustus 2007

Hari ini gw bergabung bersama jutaan orang di Jakarta dalam Pilkada Jakarta yang diadakan untuk pertama kalinya. Jujur, gw termasuk orang yg tidak fanatik memihak salah satu calon yang ada. Siapapun yang nantinya bakal menang dan menjadi orang nomor satu di ibukota negara ini, pilihannya hanya 2. kalo gak A, ya B. Kalo A menang, otomatis B kalah. Kalau B menang ya otomatis A kalah. Gitu kan?

Menurut gw (dengan segala kerendahan hati, sekali lagi ini menurut gw dan bukan untuk tujuan lain dan membanding-bandingkan calon yang ada ^^) siapapun yang akhirnya menjadi gubernur, masih banyak permasalahan klasik yang akan menjadi PR rutin, diantaranya :
  • Jakarta masih akan terus macet. Pastinya kalo gak macet semua orang lebih senang menggunakan kendaraan pribadi, dong...
  • Angka pengangguran masih belum seimbang dengan kesempatan kerja yg ada. Kalo pengangguran di Jakarta benar-benar bisa berkurang atau (syukur2) hilang sama sekali, kayanya akan lebih banyak lagi orang ikut urbanisasi dan berduyun2 datang ke Jakarta...
  • Jakarta masih akan menjadi langganan banjir. Gimanapun air selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat rendah, bukan...?

So, untuk gubernur terpilih... Selamat datang dan selamat membuat perubahan untuk kota kita tercinta ini... =)

---Satu yg menggembirakan hari ini : jakarta gak ada macet... =)---

after long idLe

finally... selesai juga masa idle modem gw. selama sepuluh hari belakangan ini gw terpaksa puasa online, puasa ngenet dan benar2 buta berita di dunia luar sana. semua gara2 modem ADSL gw yang mendadak ngadat. mulai sebulan kemaren modem kesayangan gw itu udah menunjukkan gelagat tidak menyenangkan, mati – idup – mati – idup - mati terus2an. mati 3 hari, nyala 2 hari, mati lagi 6 hari, nyala lagi 5 hari. gag jelas deh pokoknya. maksud gw kalo mau rusak mbok ya rusak aja sekalian, kan gw tinggal balikin aja ke service centernya. gak bikin orang penasaran, antara rusak ato gak.…. indikasi awalnya sih lampu LANnya gak mau nyala. --dulu sekitar 6 bulan yg lalu juga kaya gini, dan ternyata emang modemnya yg trouble.-- gw gak menaruh kecurigaan sama sekali sama pepi andromeda, komputer gw, karena gw merasa dia baik-baik saja.

tapi akhirnya gw sangat yakin kalo modem gw itu benar-benar rusak. caranya? karena udah kesel dan naek darah, gw banting aja tuh modem. hasilnya… benar2 rusak ^^. ganti modem? udah sempat kepikiran sih. siapa juga yang gak sebel karena modem sering trouble gini, sementara tagihan bulanan tetep jalan terus. tapi karena masih menyisakan masa garansi selama 6 bulan, jadi gw milih buat repair ke service centernya aja, toh mereka akan mengganti dengan yang baru ^^

bawa modem ke service center
pertengahan minggu kemaren mau gak mau tuh modem gw repaired lagi ke service centernya di daerah pangeran jayakarta. haduh haduh... menyusuri macet dan teriknya jakarta di tengah hari bolong, menahan ngantuk dan lapar sambil mempersilahkan rombongan kampanye cagub bernomor urut 2 yang jumlahnya ribuan lewat di depan mata. sampai di service centernya untung proses repairednya gak lama, cuma memakan waktu 30 menit aja jadi bisa langsung balik ke tebet lagi.
malamnya begitu sampai rumah langsung gw pasang, test dan...tetep gak mau konek! sebbbeeelllll....

telpon wendy
keesokan paginya gw coba telpon wendy di service center, memastikan bahwa modem gw sudah sehat. gw juga tanya2 kemungkinan kerusakan hardware di komputer gw. kecurigaan terbesar adalah LAN card gw yg rusak. yasud, mungkin 2 hari setelahnya baru bisa gw bawa ke servis komputer.

pepi andromeda masuk ’rumah sakit’
sabtu sore sepulang ngantor gw bawa pepi andromeda ke service komputer di daerah UI. gw bilang gak ada koneksi antara komputer dan modem gw. gw juga minta tolong buat ngecekin LAN card gw, karena gw curiga bagian inilah yg rusak. tapi setelah dicek, teknisinya gw komputer gw cuma butuh reinstall windows aja. katanya kemungkinan ada bagian yg terouble di software windows gw sehingga berpengaruh sama koneksi lan gw. --hhhh…? emang ada ya hubungannya antara lan yg gak konek dengan windows? **sok tau + gaptek mode : on**-- gw percaya-percaya aja. so hari tu pepi masuk karantina selama 1 hari.

besoknya
gw jemput kembali pepi untuk pulang ke rumah. mas-mas teknisi itu mengakui kalo kerusakan ada di LANcard gw. --apa gw bilaaannnngggg…--. setelah mengganti dengan yg baru, dengan semangat 45 gw pulang ke rumah dan langsung menyambar modem gw. saatnya bersiap untuk seting modem. lampu LAN di komputer gw dah nyala, begitu juga lampu ADSL. check di command prompt juga dah oke.

berarti gw tinggal seting modem dan masuikin user name dan password gw. satu menit, dua menit, satu jam, tiga jam.... belum juga gw nemuin dimana quick configuration yang biasa dipake buat seting modem. karena bete berjam-jam gak juga bisa, gw memilih tidur.

tau gak? ternyata...
setelah semalaman ngutak-atik setupan modem, akhirnya gw nyerah. gw belum juga bisa menemukan dimana bagian ”quick configuration”, tempat dimana biasanya masukin username dan password speedy gw. gw telpon wendy lagi, dan.... dia ngakak2 karena ternyata dia udah mengganti ’isi modem’ gw dengan edisi yg lebih baru. kata dia ”mau sampe kapan juga lu gak bakal nemuin quick configuration. orang isi modem lu udah gw ganti ama yg newest”. hah.. jrit! bukan gw yg gaptek dong kalo gini, hihihihi.... dan setelah meng-guide beberapa langkah yang harus gw lakuin akhirnya konek juga tuh internet. *huh...cape deeehhh....usap keringat di dahi* thanks god... selesai juga masa idle modem gw…


**buat wendy... thanks bgt ya. pasti ribet bgt nglayanin customer cerewet kaya gw =)

es pocong

akhirnya kesampean juga icip-icip menu di kedai lorong es pocong, di daerah margonda - depok. biarpun sering bolak-balik lewatin depan tempatnya, tapi jarang banget punya kesempatan buat mampir. ada aja halangannya, yang penuh banget orang sampe penjualanya gak keliatan lah, yang susah parkir lah, sampe yang gak mood lah. tapi tadi siang di tengah teriknya matahari di kawasan margonda depok hari minggu ini, bareng millie sepulang dari depok town square akhirnya kesampean juga nikmatin menu yang semua namanya berbau mistik gitu.

nama es pocong sendiri udah lama wara-wiri di beberapa acara kuliner dan jalan-jalan di tivi. salah satu alasan kenapa tempat ini gak pernah sepi (kecuali pas tutup aja ^^) adalah karena letaknya yg strategis, tepat di depan gang sawo, salah satu akses jalan kaki menuju ke ui. alasan lain hummmm.... ya karena nama menunya yang rada ’gak biasa’ itu. ada nasi uduk tuyul, ati ampela mayat, usus leak dan beberapa menu lainnya kaya yang sempet gw capture.



jujur kondisi perut lumayan laper banget, agak-agak terkuras dengan aktivitas berkelana di detos tadi. tapi karena niat awal mampir ke es pocong hanya sekedar buat ngemil aja, so kali ini gw gak pesan menu porsi obelisk ^^. gw n millie kompakan pesen es kuntilanak dan 2 tempe mendoan.

oiya, top menu disini adalah es pocong, yang isinya bubur sumsum, potongan pisang kukus, kue moci dan disiram sirup. tapi karena lagi gak pengen makan bubur sumsum, jadinya gw pesen es kuntilanak aja. es kuntilanak yg ada di depan gw adalah campuran kopyor-soda-susu. rada biasa banget buat yg demen sama soda susu. sementara mendoan yg tersaji ukurannya memang lebih besar tapi sedikit agak lebih tipis dibandingin mendoannya bu sum, yang ada di kantin arsitek UNS. yang bikin yummy adalah sambel kecap yang disiram ke atas mendoan yg panas itu. mirip banget sama mendoan yg dijual satu paket ma tahu slawi di daerah barito, yg sempet gw icip di festival jajanan bango yang lalu. --eh ngomong2 tentang mendoan barito, dengan bangganya renny ngasih pengumuman kalo tempat mangkal mendoan barito ini tinggal loncat aja dari kantornya, huhuhu ^^--.

mau tahu total kerusakan yg gw bikin? cuma 5,5k doang! jadi pengen balik lagi :P

indonesian idol 2007

inilah indonesian idol 2007 : rini wulandari asal medan. kontestan yg memenangkan 51,2% vote suara, termasuk didalamnya 4 telepon dan entah berapa banyak sms dari sahabat gw.

biarlah semua website ramai membicarakan rini yang menang indonesian idol, tapi postingan kali ini special dedicated to renny, yang selalu ngirimin gw sms, yang isinya ”ketik rini kirim ke 9288” setiap jumat malam, sejak beberapa bulan yang lalu... :D

11 januari

sebelas januari bertemu
menjalani kisah cinta ini
naluri berkata engkaulah milikku
bahagia selalu dimiliki
bertahun menjalani bersamamu
kunyatakan bahwa engkaulah jiwaku
akulah penjagamu
akulah pelindungmu
akulah pendampingmu
di setiap langkah-langkahmu


pernahku menyakiti hatimu
pernah kau melupakan janji ini
semua karena kita ini manusia
akulah penjagamu
akulah pelindungmu
akulah pendampingmu
di setiap langkah-langkahmu


kau bawa diriku
kedalam hidupmu
kau basuh diriku
dengan rasa sayang
senyummu juga sedihmu adalah hidupku
kau sentuh cintaku dengan lembut
dengan sejuta warna


(gigi - taken fron peace, love 'n respect)

lagu ini udah lebih dari dua bulan selalu ada di hengpong, blacknano dan playlist winamp komputer rumah ato kantor. sampe2 orang kantor kudu sabar berboring ria dan ngelus dada karena seringkali gw cuma puter satu lagu ini aja di playlist winamp selama sehari full. gw suka banget lagu ini. gak perlu alasan lain, kan...? ^^

sabtu, kala itu

dua perhelatan akbar digelar di senayan sabtu akhir juni kemarin. yang pertama festival komputer indonesia (fki) dan festival jajanan bango (fjb) 2007. acara terakhir sebenarnya udah lama banget gw agendain buat dateng semenjak banyak milis dan webset yang rame ngasih tau perhelatan kuliner ini --ya iyalah...makan gitu loooh ^^--. gimanapun caranya, walopun boss gak kasih ijin buat pulang cepet hari sabtu ini, gw harus bisa kabur dari proyek!

amazing... yang terjadi siang itu adalah boss cuma nongkrong sekitar 1 jam aja, terus pergi karena ada satu urusan. disusul kemudian mas oka yang juga harus ke kantor pusat buat urusan ini-itu. *cihuy....tepuk tangan jejingkrakan...* berarti gw bener2 bisa kabur cepet.

gak sampe 15 menit setelah mas oka cabut, gw udah on the way menuju senayan. perjuangan banget, kayanya semua manusia di jakarta menuju ke satu lokasi yang sama dengan tujuan gw. macet yang gw rasain dari depan gedung lipi harus bertambah panjang lagi karena jalan gerbang pemuda, tempat dimana semestinya gw belok menuju jcc, ditutup karena macet yang semakin panjang dan dialihkan ke pejompongan. gubrakkk! tambah panjang aja deh penderitaan siang ini gara2 macet.

1st destination : festival komputer indonesia @jcc

tujuan utama dateng ke acara ini karena dititipin beli hardisk eksternal ma kantor. huhuhu.... tapi yang terjadi selanjutnya gw malah ilfil gara2 orang se jakarta ngumpul semua disini. untung akhirnya bisa ketemu ma shar n nina, jadi gag berasa kaya anak ilang, hehehe... niat buat hunting external disc mendadak ilang karena perut laper banget. di luar jcc malah ketemu ma mas hitam dan nyonyah-nya. karena sama-sama membawa perut yang lagi laper banget, gak ada tempat lain yang lebih oke selain ke venue sebelah, festival jajanan bango, hehehe... oiya, tadi gw sempet foto sama salah satu ’model’ di satu stand yang tampangnya mirip banget ama gaban eh shariban... daripada pulang dengan tangan hampa, lebih baik bawa ’oleh-oleh’ foto ini kan, huehehehe...

2nd destination : festival jajanan bango 2007 @plasa selatan gelora bung karno. [sepenggal cerita reuni dari sepotong bebek goreng]

tadi waktu masih di jcc renny ngasih tau kalo dia udah ada di fest bango. beberapa saat kemudia jeng primis sms juga tapi dia udah mau pulang bersama pasukannya.. gagal deh bergosip haha hihi barengan. setelah cari parkir yang lumayan agak ribet, saatnya menyingsingkan lengan baju, melonggarkan ikat pinggang dan meyiapkan space lebar-lebar di perut buat ’menghajar’ semua makanan yg yummy, hehehe... renny and yogi yang udah sekitar satu jam tour around venue, gw temuin lagi asik ’menghajar’ sate kambing yang antriannya panjang banget.

oh ya, gw masih percaya sama ’pakem’ dan ’aturan maen’ untuk icip-icip makanan yg belum pernah gw coba. tips cihuy dari gw adalah : cobalah untuk makan di tempat yang antriannya rame. besar kemungkinan makanan di tempat itu enak banget, ato kalo lu ngerasa makanannya gak enak or biasa aja,, anggep aja lu lagi sial dan segeralah tanamkan di pikiran bahwa sebenarnya makanannya enak tapi lu belum bisa menemukan dimana enak-nya, hahahaaaa...

maka yang terjadi selanjutnya setelah gw gabung sama renny n yogi buat antri di stand tahu slawi n mendoan. penasaran banget liat antriannya yg sampe muter-muter kaya uler naga itu, pengen tau kaya apa sih tahu n tempe goreng yang bikin banyak orang rela antri berjam-jam itu. di tengah antrian malah ketemu sama arum n anis, kakak tingkat angkatan 99 yang udah bawa sekotak gorengan hasil antrian yang gak tau dari jam berapa, heheheeee....

laper? pasti.... so, acara perburuan makanan enak belum berhenti sampai disini. sebenarnya mupeng banget liat bebek goreng yogi yang rekor antriannya kalo dijejerin lurus mungkin bisa sepanjang boulevard uns sampe rektorat. --halah, hiperbola banget seh...hehe...—untungnya ada shar n nina yg terhasut sama cerita gw tentang yummy-nya bebek goreng ini. makanya pasangan ini rela antri dan pasrah aja dititipin 7 porsi bebek goreng ^^

makan diselingi cerita, gosip dan tukar kabar harus berhenti dengan ludesnya makanan, perut yang kekenyangan dan malam yang semakin meninggi. so... kayanya episode fjb harus berakhir karena shar, nina, mas hitam dan nyonyah-nya harus melanjutkan perjalanan ke carrefour ratu plaza sementara gw, renny dan yogi beriringan ke dapur cokelat di wijaya.

makan gak makan yang penting kumpul...eh salah...kumpul gak ngumpul yang penting makan.... hueheheee...whatever lah, yang pasti kalo ada acara tentang makanan, pasti semua gampang berkumpul.... ^^

see ya next time @other venue