tiga minggu tanpa ngeblog


saya baru sadar tiga minggu lamanya blog ini tidak tersentuh. entah kenapa. padahal tidak ada kesibukan mencolok, apalagi kebiasaan yang berubah. sama sekali tidak ada. kegiatan sehari-hari masih seputar aktivitas harian yang berulang. saya tidak pergi kemana-mana, selain rumah – kantor, kantor – rumah, sedikit ke mall, dan sesekali ke bioskop. liburan lebaran kemarin pun tetap di jakarta, tidak keluar kota.

aroma kesibukan baru terasa saat kembali ke rutinitas harian sebuah kantor di pojokan bintaro sektor 9 setelah liburan lebaran. load pekerjaan sedikit menanjak karena mas boss (atasan saya) memperpanjang status libur lebarannya menjadi cuti. praktis ada beberapa beberapa hal yg berkaitan dengan pekerjaan memerlukan perhatian dan waktu ekstra. tapi itupun tidak membuat saya pulang telat dari biasanya. toh sesampai di rumah ternyata saya masih sempat cek imel, friendster, facebook, blogwalking, dan tentu saja plurking. jadi semestinya tidak ada hubungan antara kesibukan dengan blog yang terbengkalai.

sekedar cerita, minggu pagi 12 oktober lalu saya dan mama sempat ke solo selama 40 jam. well bicara tentang solo selalu saja menyenangkan walau kali ini bukan dalam rangka bersenang-senang, jadi tidak ada pedokumentasian gambar sama sekali. kunjungan mendadak dan tanpa rencana ini terjadi karena adik saya yang kuliah di solo mengalami kecelakaan, saat sepeda motor matic yang dikendarainya tidak mampu dikendalikan ketika mencoba menghindar dari kendaraan di depannya yang tiba-tiba berhenti mendadak. hasilnya malam minggu tanggal 11 oktober sekitar jam 20.00 dilarikan ke sebuah rumah sakit di kawasan ronggowarsito. giginya patah 3, bibir di jahit tiga jahitan dan yang mencolok adalah luka akibat gesekan aspal pada wajah di bagian kening kiri dan pipi kiri hingga menimbulkan bengkak dan lebam, hampir menutupi mata kirinya. kegiatan selama di solo pun hanya terfokus di seputaran rumah sakit – hotel – rumah sakit – hotel. namun keadaan berubah di senin siang, saat dokter memperbolehkan adik saya keluar dari rumah sakit karena mama saya berniat untuk ‘mengevakuasinya’ ke jakarta. sambil menunggu jadwal kepulangan pada selasa pagi, mama yang awalnya hanya mempunyai niat suci dan baik untuk segera mengajak pulang ke jakarta ternyata menambah panjang daftar kunjungan ke solo kali ini dengan wisata kuliner di beberapa tempat makan khas yang ada di solo, belanja batik di klewer, belanja bakery + bagelen di wonder, dan berkeliling alun-alun hingga keraton dengan sepeda motor, sementara adik saya ditinggal di hotel. benar-benar keluarga yang aneh. saya pun masih sempat bertemu beberapa teman. masih sempat pula dua malam berurut-turut datang ke sebuah coffeshop milik seorang teman di kawasan bhayangkara, berbicara banyak hal bersamanya sampai hampir tengah malam.

sepulang dari solo saya dihinggapi sakit gigi yang tidak tertahan, yang sudah saya rasakan sejak dalam perjalanan menuju jakarta. masalah lama, basi banget. biasanya sakit gigi akibat gerakan pertumbuhan geraham bungsu yg menabrak geraham depannya ini terjadi dalam siklus dua bulanan. terakhir kali saya mengalaminya bulan mei lalu, jadi sudah sekitar lima bulan saya terbebas dari siklus gila ini. bisa dibayangkan rasa sakit yang ditimbulkan kali ini pun tidak tertahankan, terakumulasi dari lima bulan yang lalu. sudah seminggu ini kelancaraan aktivitas saya di topang oleh 3 butir cataflam, 3 butir biolincom dan 2 butir danalgin setiap harinya. tapi bukan berarti 8 butir obat itu benar-benar membebaskan saya dari rasa sakit, bahkan pertengahan minggu kemarin saya terpaksa harus menginap di rumah budhe (yang lokasinya tidak jauh dari kantor) selama 3 hari karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk pulang ke cibubur. sakit yang saya rasakan kali ini adalah sakit yang paling dahsyat dari yang sudah pernah saya lewati sebelumnya. kapok, benar-benar kapok. seperti pesakitan dan menjadi tidak berguna karena sakit gigi itu sangat menyedihkan. tersiksa rasanya, tidak bisa nyenyak tidur, tidak enak makan. termotivasi setelah membaca tulisan pandji, saya mulai memupuk keberanian untuk maju ke meja bangku operasi, untuk menghilangkan ganjalan paling mengganggu sepanjang sejarah hidup saya. ada satu kalimat yang saya suka, dikutip dari tulisan pandji tadi
siapapun yang bilang lebih baik sakit gigi daripada sakit hati jelas jelas tolol! :D
doakan ya, semoga tekad saya untuk mengakhiri petualangan sakit gigi ini semakin bulat.

oiya dua minggu belakangan ini saya kembali mendapat dua tawaran untuk bergabung dengan kantor lama, dari dua proyek di dua kota yang berbeda di luar jakarta, salah satunya solo. hummmh, kedengarannya mengasikkan. kota kecil, gudang makanan enak, bebas macet, serasa liburan setiap hari. tapi tekad saya sudah bulat, saya sudah memutuskan untuk tetap di sini. bertahan di tempat baru dan meyakini apa yang sudah saya lewati selama hampir tiga bulan ini. hihihihiiii, rumput tetangga memang selalu nampak lebih hijau :P

hummm, beberapa waktu ke depan akan ada sedikit kesibukan baru yang memerlukan perhatian ekstra, akan sedikit menyita waktu dan konsentrasi. doakan saja semoga semua berjalan dengan sebagaimana mestinya dan tidak terganggu oleh sakit gigi sialan ini…

7 comments:

Anonymous said...

sakit hati tuh gak enak, sakit gigi juga gak enak :(

cabut aja tuh gigi, tan. biar gak sakit2 terus. :)

Jati Priyoharjono said...

Nek loro ati, jek iso nangis2. :-P

Tapi nek loro untu, malah ra iso nangis... saking lorone.

astrid savitri said...

ayo..taN! majulah ke kursi operasi gigi! sy mendukung dari jauh :) - sebab sy sendiri enggak akan pernah berani..hihi (masalah kita sama kan?).

Waduh,ke Solo krn ada musibah ya..pdhal sy sdh mbathin; kok taNti gak mau main2 ke Jogja ya...sorry!

Anonymous said...

bener kata mbak astrid, ternyata header dan footer blog ini keren. warnanya segger. bikin orang betah berlama2

salam kenal
selamat ya dapat award dari mbak astrid

mampir ke blog saya ya

Anonymous said...

sakit gigi? ?saya selalu merasa punya gigi kalau melihat orang lain sakit gigi, hehehe salam kenal ..

R -Winarso said...

"hummm, beberapa waktu ke depan akan ada sedikit kesibukan baru yang memerlukan perhatian ekstra, akan sedikit menyita waktu dan konsentrasi."

selamat ya tantiii...
i'm happy for u...^^

ummul said...

Udah nggak sakit gigi lagi kan?

Senyum lagi dong!

:-)

Terima kasih telah mampir ke blog(-blog)ku ya.