bicara tentangnya adalah bicara tentang
kepercayaan.
entah bagaimana dijelaskan tapi kepercayaan saya kepadanya mulai tumbuh pada detik pertama setelah saya melepaskan jabat tangan saat berkenalan dengannya.
bicara tentangnya adalah bicara tentang
cinta.
cinta dengan segala rasa, bukan hanya cinta yang selalu indah dan menyenangkan...
bicara tentangnya adalah bicara tentang
peran.
selalu ada dan tak pernah hilang walau berkali-kali berganti peran mulai dari teman, sahabat, kakak, kekasih, partner tugas kuliah, partner kerja praktek, mantan pacar, musuh, hingga kembali dihadirkan lagi dalam perjalanan hidup saya.
bicara tentangnya adalah bicara tentang
vespa.
vespa biru B5771NK bersuara cempreng yang selalu menemani kemanapun pergi dalam segala keadaan…
hujan, panas, petir, macet, mogok, bocor ban, dorong vespa, sedih, gembira, susah, senang, menangis, tertawa…
bicara tentangnya adalah bicara tentang
fotografi.
selalu ada dia disitu bersama semua cerita dibalik setiap sudut, setiap tempat dan setiap obyek yang tergambar dalam setiap lembar foto...
bicara tentangnya adalah bicara tentang
solo.
setting ruang yang menjadi latar dimulainya semua cerita itu,
hingga setiap penjurunya selalu mengingatkan saya tentangnya…
bicara tentangnya adalah bicara tentang
masa muda yang aneh bagi kebanyakan orang.
touring vespa ke nusakambangan dan banyak tempat di pulau ini, dengan kostum jeans belel - kaos hitam - jaket kumal, tidur di pinggir jalan atau di SPBU.
saya yakin tidak semua wanita diperlakukan sebegitu ‘spesial dan aneh’ seperti saya.
bicara tentangnya adalah bicara tentang
vanilla latte.
duduk bersama di sebuah gerai kopi sambil menikmati kehangatan secangkir vanilla latte selalu mampu menghadirkan obrolan tak berbatas waktu tentang banyak hal, tentang beragam visi, cita-cita, mimpi dan angan…
bicara tentangnya adalah bicara tentang
‘naif band’mulai dari ‘piknik 72’ yang menjadi lagu abadi sepanjang masa, hingga ‘jikalau’ yang sukses membuat saya
termehek-mehek setiap kali mendengarkannya.
bicara tentangnya… tidak akan pernah cukup kata.
dan hari ini saya bicara tentangnya disini,
setelah
sewindu berlalu mengenalnya, tepat di hari ini.
