untuk kali ini jangan paksa saya untuk memilih

pasti pernah denger lagu dangdut yang liriknya ”daripada sakit hati lebih baik sakit gigi ini...biar tak mengapaaaa....” semenjak tau rasanya sakit gigi dan rasanya sakit hati sebenarnya saya pengen protes. boooo, giling... sakit hati dibandingin ma sakit gigi, sakit gigi di bandingin ma sakit hati. sakit hati jelas memang gak enak, obatnya susah, --gak dijual di apotek dan toko obat--, udah gitu sembuhnya gak bisa ditentuin berapa lama. begitu juga dengan sakit gigi. dipikir sakit gigi enak apa... ga enak, nyong! uuugghhh, sekujur badan bisa kompak ikutan sakit gara-gara sakit gigi. yang kepala pusing lah, badan panas, gak bisa makan, gak bisa tidur... jadi menurut saya rasa sakit akibat sakit hati dengan sakit gigi sama sekali tidak bisa dibandingkan, dan saya tidak rela keduanya dibandingkan walaupun sama-sama sakit... ^^

saya sangat tahu rasanya sakit gigi, terutama seminggu belakangan ini. gitu deh yang terjadi pada gigi saya. gak tau gigi saya yg gede-gede atau mulut saya yang terlalu imut *yiakzzz…*, keempat gigi bungsu saya tumbuh abnormal mulai 3 tahun yll. 2 gigi bagian bawah tumbuh ke arah depan, menyodok gigi geraham di depannya sementara gigi bagian atas tubuh ke arah luar. sebenarnya ini bukan masalah baru, sudah terdeteksi sejak sekitar 2-3 tahun yang lalu saat masih kuliah dan tinggal di solo. setelah melakukan foto rongent pada rahang, dokter jenny, --dokter gigi langganan di solo yang saya kenal lewat seorang kakak tingkat waktu kuliah-- menjelaskan panjang lebar mengenai dampak, akibat dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ke depannya dengan gigi saya, antara lain rusaknya gigi geraham di depannya dan migran yang akan lebih sering saya alami dibandingkan sebelumnya. tindakan yang harus sesegera mungkin di ambil adalah mencabut ke empat gigi abnormal tersebut! (karena secara fungsional juga tidak terlalu berfungsi dibandingkan geraham di depannya).

sedikit informasi yang sempat saya cari ke tante wiki :


"gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang muncul pada usia sekitar 18-20 tahun. gigi bungsu termasuk dalam kategori struktur vestigial, yaitu struktur yang fungsi awalnya menjadi hilang atau berkurang sejalan dengan evolusi. kehadiran gigi bungsu yang diperkirakan dapat membantu bila ada geraham lain yang tanggal menjadi tidak berguna, malah pada kebanyakan orang menjadi masalah.


masalah yang kerapkali timbul adalah karena gigi bungsu tumbuh paling akhir, terkadang rahang tidak memiliki tempat yang cukup untuk gigi bungsu tumbuh dengan wajar. akibatnya gigi bungsu mendesak gigi geraham yang berada di depannya. hal ini akan mengakibatkan sakit pada gigi. masalah ini umumnya diatasi dengan mencabut gigi bungsu yang baru tumbuh. bila gigi bungsu menempati posisi yang sulit untuk dicabut, yang dicabut adalah gigi geraham yang terdesak sehingga gigi bungsu mendapat tempat yang cukup untuk tumbuh"


nah loh! sama banget dengan yang saya alami. saya menyetujui saran dokter jenny. untuk menyelamatkan geraham saya yang saat itu sakit akibat desakan pertumbuhan gigi bungsu yang abnormal itu (sampai2 seperempat permukaan geraham paling ujung pecah booo..), dengan sangat-sakit-sakit-sakit-sakit-banget-nyet akhirnya gigi saya dicabut. hanya 1 gigi saja dulu walaupun saat itu dokter jenny sempat bercanda dan memberikan tawaran ”cabut 3 gratis 1” --gile ajee, kalo program sale sepatu atau baju mah saya jabanin deh...-- mau tahu rasanya operasi gigi? ampuuuuunnnn…. walaupun berkali-kali suntikan di arahkan ke gusi, tetap saja saya bisa merasakan semua yang diperbuat sang dokter di dalam rongga mulut saya. gusi di robek, gigi di ungkit, di cabut dan kemudian dijahit lagi, hampir semua bisa saya rasakan.

cukup sekali dan membuat saya trauma. walaupun gigi tetap bermasalah untungnya semua berjalan baik-baik saja. bahkan 2 hari setelah operasi itu (saat benang-benang di dalam gigi masih berseliweran, belum bisa makan dan buat ngomong aja masih sakit) saya sudah bisa bermain futsal, memperkuat tim futsal angkatan saya dalam sebuah pertandingan futsal seru2an antar angkatan di kampus, sekitar pertengahan 2005 yang lalu.

sampai akhirnya seminggu belakangan ini…. geraham bungsu sebelah kiri bawah semakin mendesak geraham di depannya. sakit yang pernah saya rasakan beberapa tahun lalu kembali saya rasakan. saya tahu dan sadar kalau keadaan masih akan tetap smaa dan bahkan cenderung bertambah parah selama saya belum operasi. saya masih belum memiliki kekuatan dan keberanian yang berlipat ganda untuk memutuskan melakukan pencabutan karena saya tahu sakitnya.

dan kalo lagi sakit gigi begini saya pasti langsung teringat lirik lagu dangdut itu. tapi kalo saya di suruh memilih antara sakit hati dan sakit gigi…no no no no…tunggu dulu, nyong... jangan paksa saya untuk memilih!

intermezzo

incoming messages :

kangen solo… ujan-ujan gini enaknya di solo.
bakso + duren matesih, capcay twmangu
--sms,25 des 2007 18:45--

remembering mode on
lokasi : solo (92m dpl, 110 45’-110 45` BT , 7 36’ – 7 56’ LS), 6-7 tahun yll.

katakan kita sakit... gila... menempuh 40 km jalan mendaki ke arah kaki lawu hanya untuk mendapatkan kehangatan sepiring capcay di terminal tawangmangu. pernah pula menembus hujan lebat dengan deraian tawa saat kita kerepotan membawa pulang durian (langsung dari pohonnya) dari matesih. atau mengerahkan segenap kemampuanmu untuk membantuku agar sesegera mungkin tugas besar struktur konstruksi bangunan gedung-ku selesai dan kita dapat menyusul + bergabung dengan kemeriahan iring-iringan touring menuju nusakambangan.

aaah... masa itu...

tadi malam
lokasi : tempat minum kopi - jakarta (7m dpl, 6º12' LS, 106º 48' BT)

”jaman kita kuliah dan gak punya duit, cuma modal nekat dan nyetater motor doang bisa sampe mana-mana. makan capcay di tawangmangu, minum cendol di prambanan, ’metik’ duren di matesih, nekat ke nusakambangan, tahun baruan di blitar, beli roti ke salatiga dan gak kehitung berapa kali dalam sebulan nengok jogja-semarang... sekarang... alhamdulillah sudah punya duit sendiri, tapi sempit banget waktu buat bisa ngelakuin hal-hal amazing kaya dulu... kadang kangen... tapi toh semua ada masanya kan? bahagia aja udah pernah ngelewatin itu semua” katamu dengan menerawang.

kamu bahagia. saya bahagia. kita tetap bahagia. setidaknya saat ini derai tawa masih mengalir diantara cerita dan nostalgia yang silih berganti meluncur dari bibir kita masing-masing, sambil ditemani kehangatan secangkir black coffe-ku, cappuccino-mu dan dua potong donat, saat rasa bebek bakar yogi @jalan panjang masih bisa kita rasakan melalui sendawa barusan.

saya juga kangen dengan ke’nekat’an kita...

bakso ino

pernah merhatiin gak kalo beberapa tempat makan bakso akhir-akhir ini tampil dengan ‘kemasan’ yang berbeda. nyaman, cozy, berkonsep dan ‘ngarsiteki’ *halah…:P *. setelah beberapa kali bolak-balik lewat bakso ino di tebet --yang tempat makannya berupa balkon dengan warna mentereng itu--. karena penasaran banget pengen icip-icip disini, akhirnya beberapa waktu yang lalu saya makan di ino cijantung --kejauhan kalo ke tebet boooo, keburu mati kelaperan kaleeee kalo pake ke tebet segala…-- tempat yang di cijantung juga gak kalah nyaman kok buat ukuran makan bakso. malahan ada waterwallnya segala.

tadinya saya pikir bakso ino cuma nyediain menu seputar bakso-mie-pangsit aja. waktu liat daftar menunya, waaahhh… ternyata ada nasi goreng, kwetiaw goreng + rebus, bihun, mie goreng, capcay, puyunghay, dan sodara-sodaranya. sore itu saya pesan mie ayam pangsit bakso, kwetiaw goreng, eslemontea, dan hotlemontea. tenang aja… bukan buat saya sendirian kok, soalnya saya datang berdua. ^^

masalah rasa… as usual mie ayam bakso lainnya deh, rata2 aja. porsinya juga pas, gak terlalu banyak, gak terlalu dikit juga. kwetiawnya gak tau rasanya gimana, soalnya gak ikutan nyicipin piring sebelah, hehe… eslemontea nya nendang banget, sampai-sampai saya masih inget segernya.

total kerusakan yang dibikin buat mie ayam pangsit 10.5k, kwetiaw goreng 9.5k dan lemontea @5k. 2per5 bintang dari saya buat tempat makan ini.

akhirnya update juga!!!

i never neglect my blog so far, apalagi more than 2 weeks. kemana aja? berlibur? bersenang-senang? boro-boro… penyebabnya gak lain dan gak bukan adalah karena jam kerja saya yang semakin menggila *sigh*. pertengahan minggu kemarin saja saya baru menginjakkan kaki di rumah menjelang tengah malam, hampir jam 00:00 selama 4 hari berturut-turut. ampun deh! sebenarnya saya sangat malas untuk mengakui kalau saya sedang dalam keadaan hectic pekerjaan yang amat sangat menguras waktu. ga ngerti deh, since pengerjaan proyek hampir mendekati finish, personil di proyek saya banyak yang di mutasi kesana-sini untuk bergabung di proyek baru. beban berasa tambah berat sejak pindahnya 2 orang dari divisi engineering, tempat dimana saya bergabung. praktis sisa pekerjaan yang ada mau-gag-mau, ikhlas-gag-ikhlas kudu dirangkap2. padahal tangan juga dari dulu cuma dua, kepala cuma satu, kapasitas otak kanan-kiri juga gak nambah, malah bisa dibilang udah bebel. sementara isi yang harus ditampung semakin banyak. lagipula perasaan dari dulu jakarta ya segini-gini aja… gak bakalan beranak atau berkembang biak jadi tambah luas. tapi kok perusahaan tempat saya bekerja ini tetep aja proyeknya bertebaran dimana-mana.

gak ada yang lebih enak buat dilakuin begitu menginjakkan kaki di rumah selain langsung ngorok dibalik bedcover. boro-boro cek imel, YMan dan update blog, seminggu kemarin saking udah ngantuk banget, sampe rumah langsung tidur. sampai2 ngecharge hengpong aja pake kabel data di kantor. bahkan beberapa hari yang lalu seorang teman SMA berkomentar “sakit + gak waras lu, tan!” saat menelpon saya dan mengetahui bahwa saya masih berada di kantor saat jam (baru) menunjukkan 19:55. hahaha... menyedihkan emang, tapi yasud lah...

niwey ada beberapa catatan penting bagi saya yang terjadi selama offline kemarin, diantaranya :
fakir bandwidth

selain karena asalan (sok) sibuk kerjaan, alasan utama sebenarnya kenapa saya jarang onlen adalah karena saya mendadak jadi fakir bandwidth, soalnya modem ADSL andalan saya ngadat. sejak awal desember saya gak pernah cek imel, YMan, FSan, update blog ataupun blogwalking. beberapa imel penting yang masuk ke inbox saya cek melalui hengpong dan nyolok kabel telpon proyek ke laptop (haree genee nyolok kabel telpon? hahahaaa... iya... kan di proyek, nyet!

pertengahan minggu kemarin akhirnya saya balik ke prolink (ini untuk yg ketiga kalinya!) di daerah pangeran jayakarta. mumpung masih garansi jadi bisa free repair :D. udah gitu modemnya free delivery sampe tebet pula. bukaaaannn... ini bukan fasilitas delivery-nya prolink, tapi ini inisiatif seseorang yang kebetulan kantornya gak jauh dari prolink yang rela ke tebet buat nganterin modem keesokan harinya sepulang kantor. hihihi... jadi ada acara saling mengunjungi segala niy, setelah sebelumnya saya kabur dari proyek dan berhasil ’menculik’ dia buat ngorol2 sore itu dan dia juga ’menculik’ saya keesokannya buat menemaninya makan.

ultah bokap

tanggal 7 desember kemarin adalah hari ulang tahun my beloved dad. alhamdulillah masih bisa ketemu lagi sama tanggal itu. kalau ada yang beda dari tahun sebelumnya adalah hari itu kita gak bisa kumpul bareng, karena papa masih on duty di manado dan baru pulang senin sore, 3 hari setelahnya. tapi gak masyalah, toh saya udah telpon2an pagi harinya.

happy bidey buat papa… semoga papa selalu diberi kesehatan, kebahagiaan dan selalu dalam lindungan Allah SWT. makasih buat semuanya selama ini. buat selalu ‘ada’ dan dekat dalam keterbatasan jarak dan waktu, buat setia nunggu aku pulang sampai larut malam, also buat pengertian, keikhlasan, dukungan dan kepercayaan sampai detik ini atas segala jalan yang saya pilih dan keputusan yang saya buat. luv u so much, pa…

ps : maaf kalo kadonya baru dikasih malamnya ya,, pa… soalnya baru aja dibeli wiken tanggal 8 kemarin -- setelah wiken lalu gagal jalan karena yang mau nganterin aku lagi di RS dan aku juga kudu ngantor…hihihi… ;) --

musim nikah

as usual mendekati idul adha a.k.a lebaran haji sudah bisa dipastikan musim janur kuning betebaran, yang berarti musim kondangan. di umur saya yang hampir mencapai quarter century ini adalah masa-masa jaya keemasan buat kondangan, secara udah banyak temen-temen yang pada nyebar undangan nikah.

beberapa acara kondangan yang udah ngantri diantaranya yaitu wiken ketiga bulan ini adalah pernikahan salah satu sahabat saya sejak SMA, yang acaranya berbarengan dengan pernikahan temannya bapak satu itu (teman sepermainan dari kecil booo...). wiken besok gantian saya yang menemaninya itu ke acara pernikahan teman SMAnya. haduh2... kondangan melulu yak... ^^

until we meet again

kaget! gila aja gak kaget… millie, sahabat semenjak kuliah yang terakhir terlibat di satu proyek dengan saya tiba-tiba mengeluarkan pengumuman pindah kerja dan bergabung dalam proyek pembangunan LNG yang sedang dikerjakan perusahaan tempat saya bekerja sekarang, dengan lokasi di Tangguh - Papua, hanya 2 hari sebelum keberangkatannya.

tidak ada pertemuan khusus untuk melepasnya pergi, hanya tersisa satu gambar yang sempat di capture ciput saat dia datang ke ruang saya sore hari itu. sesaat sebelum keberangkatannya memang dia sempat mampir ke rumah mama untuk menitipkan barang-barangnya dan berpamitan. sementara saya sendiri masih di kantor.

lebih dari 7 tahun saya mengenalnya dan tahu persis sifat dan pribadinya bahwa tidak ada satu orang pun yang bisa mencegah keinginan kuatnya untuk melakukan suatu hal, termasuk keluarganya.

saya masih bisa merasakan kobar semangat dari ragil satu itu, yang ingin ‘berbeda’ dengan lainnya… you go, girl! selamat menikmati petualangan baru di belantara papua…

wiken yg ditunggu

gak sabar rasanya nunggu wiken ini…

seperti yang udah di rencanain, ngumpul bareng saat wiken ini akhirnya terlaksana juga. saya yang sedari pagi udah males buat nglakuin apapun, sepagian di kantor cuma haha hihi ngobrol bareng sandra + ciput aja. hari ini benar-benar free banget, secara bigboss sedang keluar kota dan mas oka, manager engineering saya di vonis kena tipes (moga cepet sembuh ya...). cuma badan aja yg dateng ke proyek, sementara pikiran mah udah gak tau ada dimana. ciput yang sejak pagi berkoar-koar pengen futsal di daerah satrio-karet dengan semangat cabut sebelum jam 12 siang. saya masih agak sedikit waras, baru keluar jam 13 bareng sandra, mampir kostnya buat istirahat sebentar.

syarat mutlak datang ke acara ini adalah gak boleh bawa laki, kecuali rosa, hehehe... –secara cuma dia doang yang udah punya laki beneran, boooo...^^-- renny dan rahma yang sudah dari pagi barengan di setiabudione ngabarin udah mendarat di plaza semanggi. sementara rosa masih dalam perjalanan dari kalimalang, millie masih tertahan di salemba, dan epha kabarnya masih ada urusan di cikarang. jam 14 saya cabut dari kost sandra di tebet dan berhasil menemukan rahma, renny dan rosa di centro.

kami memutuskan buat makan di solaria sambil cerita-cerita, haha hihi dan cekika-cekikik godain rosa yang baru 3 minggu resmi menyandang gelar nyonya wisnu wijaya. millie baru datang jam 17, sementara epha yang baru 2 minggu bedol desa dan setengah jam yll sempat sms tanya cara naek busway itu muncul beberapa menit kemudian dengan tampang cengengas cengenges saat kami sedang muter-muter liat ini – itu.


saat malam semakin menanjak, ide cemerlang dadakan buat karaokean akhirnya membawa kami ke lantai 6, tempat dimana vista-nya inul berada. nyanyi-nyanyi sekian puluh lagu dengan suara yang jelas pas-pasan dong...^^.

segala keriangan ini berakhir jam 21.30. epha yang pulang ke bintaro sudah dijemput laki-nya di gramed, millie masih nunggu jemputan dari pasar minggu dan renny dengan perkasanya pulang sendiri, hehe... saya sendiri akan mengantar rahma ke dejons tebet untuk ketemuan dengan temennya yang lain dan langsung pulang ke cibubur. gak tahu kenapa pertemuan barusan terasa sangat cepat, padahal bill parkir saya hampir mencapai hitungan 9 jam.

rasanya ingin mengulang saat-saat ini... atau membiarkan waktu berhenti sejenak saja, asal terus disini... kumpul, makan, cerita, hahahihi, cekikak-cekikik, karaokean, lupakan sejenak kerjaan... ^^

ketemu rahma

beberapa menit menjelang pergantian hari...
saya baruuuu saja sampai di rumah. malam ini memang pulang agak terlambat. saya baru saja menemui rahma yang sedang berada di jakarta, dalam rangka tugas dari tempat kerjanya di solo. sebenarnya dia sudah ada di jakarta sejak hari minggu kemarin. gak tahu kenapa hari ini dia ’terjun bebas’ pindah hotel dari peninsula ke sebuah hotel kecil di tebet, tepat di depan siteoffice proyek dimana saya bergabung.

saya menemuinya di kafe burger di depan proyek jam 22.00 dengan sisa-sisa kekuatan yang ajaib langsung berubah menjadi derai tawa dan rentetan cerita, terutama cerita dan gerundelannya tentang hotel yang ditempatinya malam ini yang ’gak banget’ itu.

semakin beranjak malam... capek dan ngantuk memaksa saya harus segera pulang ke cibubur dan rahma harus kembali ke ’hotel-tempat-dia-nginep-yang-gak-banget-itu’, heheee... tapi masih akan ada cerita panjang di wiken nanti saat kita semua ngumpul kopdar di plangi... ya kan, ran? ros? mil? eph? =)

13 november = putu

tanggal di layar ketiga hengpong saya menunjukkan hari ini tanggal 13 november. begitupun jam warna putih di pergelangan tangan, kalender di meja kerja, tulisan kecil di pojok kanan bawah layar monitor, surat dari MK proyek maupun gambar yang ada di meja bertanggal 13 november 2007. semuanya mengingatkan saya akan satu nama : putu.

saya ingat… 13 november 2007 ini adalah ulang tahunnya yang ke-25. ucapan dan harapan sempat saya kirimkan sore tadi melalui sebuah pesan singkat, walaupun sudah menjelang sore. beberapa menit kemudian sebuah sms balasan masuk.

amin… makasih ya, tan…
skr putu udh di aceh, udh seminggu ini.
salam ya buat teman2…
+62812959xxxx, 13 nov 2007 17:39

jlegeeerrrr!!! aceh…

dua tahun terasa sangat cepat berlalu kalau saya mengingat pertama kalinya sahabat yang saya kenal saat SMU itu menceritakan kedekatannya dengan seseorang saat libur lebaran dua tahun yang lalu. selama ibu satu itu sekolah, kuliah dan bekerja, saya belum pernah mendengar cerita kedekatan putu dengan laki-laki manapun. cerita terus bergulir sampai awal juni kemarin cewe yang hobi bersin ini mmberitahu rencana pernikahan dengan laki-laki yang diceritakannya itu, tepat 3 minggu sebelum hari-H. lewat telpon dia sempat ‘pamit’ untuk menikah di lampung, bukan di jakarta atau denpasar, karena adat mengharuskannya menikah di rumah laki-laki. dalam kesempatan telpon itu juga dia menceritakan rencananya untuk meninggalkan pekerjaannya di sebuah bank swasta di daerah sudirman dan memilih untuk pindah mengikuti (calon) suaminya yang ditugaskan ke aceh oleh kesatuannya.
hidup memang selalu tentang pilihan dan memilih...

dan pilihan itu yang telah dipilihnya. kabar pernikahan dan kepindahannya ke aceh setahu saya tidak banyak diketahui teman-teman yang lain. saya sendiri walaupun sudah lama mengetahui rencana panjangnya setelah menikah, namun seperti ada sesuatu yang ‘missing’ saat membaca balasan sms ucapan ulang tahunnya. apalagi kontak telpon dan sms terakhir saya dengan putu terjadi saat menjelang ramadhan kemarin.
jujur balasan sms tadi membuat saya merindunya *mellow mode on*. klise memang. dewasa ini teknologi memungkinkan kita untuk tetap bisa saling berhubungan dengan media apapun. telpon, sms, video call, imel, dan segudang cara lainnya ada dalam keseharian dan genggaman. tapi tetap saja ada sesuatu yang ’hilang’ ketika mengetahui dia tidak lagi tinggal di belahan pulau yang sama dengan saya.

kalau di runtut kebelakang, pertemuan terakhir saya dengan putu terjadi secara tidak sengaja sekitar akhir tahun lalu di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan depok. benar-benar pertemuan yang tidak disengaja, bertabrakan saat sedang mengamati barang yang sama, langsung kaget dan sedetik kemudian berganti dengan pelukan hangat serta cipika-cipiki. mirip cerita sinetron. sore hingga malam itu akhirnya kami habiskan untuk saling bertukar cerita di sebuah restoran cepat saji, masih di pusat perbelanjaan itu.
ah, andai saja saya tahu kalau momen pertemuan seperti saat itu akan sangat jarang saya dapatkan lagi, pasti saat itu saya lebih memilih untuk mengobrol di sebuah kafe 24 jam sambil menyuruh ida, ceple dan dena cepat-cepat datang bergabung, serta tidak lupa menceritakannya melalui telpon kepada agungdiah di denpasar.

happy bidey, putu…. selamat menjalani usia baru dan hidup baru di tempat baru…