sate buntel

demi sate buntel, malam minggu kemarin dalam perjalanan pulang dari sumurbatu ke cibubur, dengan amat-sangat-diniatin-banget gimana caranya pokoknya harus lewat tebet buat mampir makan di sate buntel solo di jalan tebet raya (my god! tebet lagi, tebet lagi…). sudah beberapa hari belakangan ini happy pengen banget makan sate yang bentuknya kaya guling itu.

sampai tebet sekitar jam 20.00, lagi lapar-laparnya dan langsung pesan 1 porsi sate buntel (isi 2), 1 porsi tongseng buntel, 2 piring nasi, aqua botol + lemontea hangat. begitu pesanan sampai ke depan meja, kita ngliatin sebentar makanan yang ada di depan kita, mengendus2 aromanya (yang bikin tambah lapar), langsung icip-icip, bengong sebentar, trus saya dan happy berpandangan dengan raut muka gak jelas gitu. tau gak? parrrraaaaaaaaaaaahhhh banget enaknya… ennnaaak banget, hampir aja kalap hehehe.


anyway walaupun sate ayam dan sate kambing lebih familiar dan lebih banyak dijual, tapi buat kami berdua sate buntel jauh lebih istimewa dibandingkan sate kambing biasa. daging yang digunakan di sate buntel ya tetap daging kambing, tetapi yang membedakan sate buntel dengan sate kambing biasa adalah daging kambingnya di cacah halus, diberi bumbu, kemudian dibuntel (dibungkus) dengan lemak kambing untuk kemudian dibakar dan dibumbuin sama seperti sate kambing pada umumnya. jadi bisa dibayangkan rasanya, double bumbu di dalam dan di luar. begitu juga dengan tongseng buntel, yang berbahan baku daging kambing di cacah halus, dibumbuin, terus di buntel dengan lemak kambing, setelah itu dimasak ala tongseng mengunakan kuah gule. waaaa… maknyusss lah pokoknya…

total kerusakan untuk kekalapan kami malam ini 47k, dengan perincian 18k untuk 1 porsi sate buntel (isi 2), 15k untuk 1 porsi tongseng buntel, nasi putih @3k, aqua 3k, dan 5k untuk lemontea hangat. so far kami bisa bilang 8.5/10 untuk sate buntel disini. besok-besok pasti bakalan sering makan sate disini lagi deh… ^^

btw apa kabar sate buntel pak bejo di lojiwetan ya? sate mbok galak di sumber? atau sate-tongseng di sebelah wetan perempatan baturono itu? huhuhu…. mendadak jadi kangen solo banget…

4 comments:

Anonymous said...

ingin segera menocbanyaaaah!!! ;)

astrid savitri said...

aduh...lapeerrr!

taNti mustika said...

@astrid : ini bisa jadi referensi kalo mbak astrid laper, loh... tapi jauh pisan dari jogja... :P

@theloebizz : silahkeun, fin... siap2 kosongin perut dulu kalo mau mampir...

shoumieee said...

Sate buntelnya ini di tebet raya sebelah mana ya? Thanks u/ infonya...