gagal melihat gerhana

beberapa hari yll, beberapa webset berita ramai membicarakan tentang gerhana bulan total yang akan terjadi 2 kali dalam tahun ini, yaitu pada 4 maret 2007 dan agustus mendatang.

"pada tahun ini gerhana bulan total terjadi pada tanggal 4 maret 2007, yang semua tahapannya dapat diamati di asia kecuali bagian timur, india, rusia, afrika, eropa, samudera hindia bagian barat, samudera atlantik bagian timur dan bagian timur greenland. gerhana tersebut juga dapat dilihat dari wilayah indonesia pada saat menjelang matahari terbit, namun karena faktor zona waktu (dinihari sampai pagi), tidak semua tahapannya dapat disaksikan. hanya wilayah indonesia bagian barat saja yang dapat menyaksikannya pada saat menjelang matahari terbit.
gerhana mulai pada 04 30.0 wib, gerhana total mulai pada 05 43.8 wib, pertengahan gerhana pada 06 20.9 wib, akhir gerhana total 06 58.0 dan gerhana berakhir : 08 11.7 wib.
gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi. dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika, maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi.
sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.
gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali"
** sumber dicontek dari
sini

aku excited pengen ngeliat peristiwa fenomena alam itu. bahkan tadi cuma sempet tidur beberapa jam saja karena aku harus bangun pagi2 sekali, sekitar jam 02.15, buat siap2 anter bokap yang rencananya berangkat ke jayapura dengan jadwal flight jam 05.00. sebenarnya aku sudah menyusun rencana sepulang dari nganter bokap untuk langsung menikmati *halah...berasa makanan aja...* gerhana bulan. tapi apa mau dikata, cuaca dan langit di atas sana tidak mendukung, subuh tadi hujan turun di daerah rumahku. yah... terpaksa narik selimut lagi, melanjutkan tidur dan aku baru saja bangun saat ini, saat jam sudah ada di angka sebelas... ;p
semoga aku bisa melihat gerhana lainnya, yang katanya bakal ada agustus nanti...

maafkan...aku telah ingkar

kau tahu aku dengan segala kesintinganku. kesintingan yang tiba2 bisa membawaku ke tawangmangu atau ke jogja hanya untuk menikmati capcay atau kesintingan lain yang membawaku pagi itu bolos kerja dari kantorku di jakarta untuk dapat hadir di solo, di ruang rapat jurusan gedung 2 lantai 3 saat ujian TA-mu digelar. padahal malam sebelumnya aku masih berada di kantor sampai hampir malam. kau (lagi-lagi) menganggapku sinting kali itu, tiba2 hadir di tengah presentasi TA-mu dan membuat konsentrasimu buyar. itu yang aku harapkan... *hahaha...gak lah, jahat banget siy...* kau tahu itu kan, kalau segalanya memungkinkan sebisa mungkin aku akan datang untuk memenuhi janjiku. tapi untuk hari ini, maafkan aku...
aku telah mengingkari janji untuk datang menemuimu hari ini, tepat di hari wisudamu. segalanya serba tidak memungkinkan, timing maupun keadaan. sampai detik2 terakhir jumat malam kemarin pun aku tetap berharap bahwa aku akan mendapat ‘celah’ agar hari ini aku telah berada di solo. namun nyatanya saat ini, saat aku menulis tulisan ini, aku masih tetap berada di rumah.
walaupun wisuda memang hanya sebuah seremoni, --bukan turning point, karena bagaimanapun yang paling menentukan adalah saat presentasimu desember kemarin-- tapi kau tahu kan kalau aku tetap ‘hadir’ hari ini, memang tidak secara fisik, tapi mms dan buket bunga segede gambreng itu sampai ke tanganmu, kan? =)
well…apapun itu, selamat! satu episode telah berhasil terlampaui. every new beginning come, some others beginnings end... lepas dari sangkar, terbang bebas sejauh dan setinggi yang kau inginkan…

being 24

angka 23 itu kini bertambah satu, menjadi 24 *namun ’deposit jatah’ ku juga berkurang satu*. inilah pertama kalinya aku kembali melewati detik demi detik 2 maret di rumah setelah 6 tahun absen.
terima kasih untuk semua yang terdekat, sahabat, dan teman-teman yang sudah rela mendelay tidurnya hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun lewat telpon dan sms tepat di detik pergantian hari. terima kasih juga buat ucapan serta doa yang masuk via sms, mms, telepon --ke hengpong atopun ke rumah--, imel, milis hingga frenster. terima kasih banyak.
tak terasa, sungguh benar-benar tak terasa. apa saja yang ku dapat setelah 24 tahun hidup didunia ini? benarkah aku sudah berbakti kepada orang tua, benarkah aku sudah berbuat baik dan berguna bagi orang2 disekitarku, dan apa benar aku masih taat kepada-Nya?
berusia 24 selalu bertepatan dengan tahun shio. katanya saat rotasi 12 tahunan sekali ini kita bakal mendapat luck in health, love, money and family *hehehe, i wish...* hummh… tidak banyak wishing list untuk kali ini. semoga aku tetap terus berusaha untuk menjadi manusia yang pandai bersyukur kepada-Nya dengan keadaanku sekarang ini, semoga aku bisa terus membahagiakan orangtuaku, semoga aku bisa melihat dan menyelami dunia sejauh dan sedalam mungkin, dan semoga semua orang2 yang ku sayang diberikan kesehatan, kebahagiaan serta kesuksesan. amin... sementara untuk cinta? ah, tak perlu wishing list khusus. aku syukuri dan nikmati saja dulu apa yang sudah ada… =)
tanggal 2 maret ini terasa beda, beda dengan tahun-tahun sebelumnya. dan aku bersyukur dengan perbedaan itu. selamat ulang tahun untuk diriku... i love you, myself...

nemenin nyokap belanja

ga ada momen seribet hari ini, nemenin nyokap belanja! hahaha...walaupun sebenarnya menyenangkan, tapi aku khawatir ujung2nya bakal ribet. dari pagi2 banget, jauh sebelum orang2 rumah pada cabut satu2, nyokap udah ngeboking aku buat nemenin dia belanja ke itc cempaka mas siang nanti. hari ini memang aku ga ngantor ke kuningan ataupun ke iskandarsyah, juz stay @home nunggu nyokap --yang rencananya mau pulang dari kantor tengah hari nanti-- sambil browsing dan chating. kebayang doooong...jauhnya cibubur-cempaka mas, dan tengah hari pula gitu looh...
sebenarnya acara belanja siang ini adalah rencana dadakan nyokap buat cari kostum yang bakal dia pake ke acara pernikahan salah satu anak temennya yang bakal berlangsung sabtu lusa di pewayangan, taman mini. yang bikin aku heran adalah biasanya nyokap bukan tipe orang yg ribet buat urusan baju, so far salah satunya mungkin karena stok baju nyokap yg lumayan segabrug. tapi gak tau kenapa buat acara lusa ini, tadi malem nyokap begitu kelimpungan ngudek2 isi lemari buat nemuin baju yg sreg untuk dia pake. endingnya emang nyokap gak nemu baju di lemari yg menurutnya pas ato gimana, so terjadilah rencana belanja hari ini.
petualangan dimulai dengan mencari tempat parkir. gw ga tau dimana tempat parkir mobil ataupun motor di itc cempaka mas ini. selama ini gw ga pernah bawa kendraan sendiri kalo kesini, selalu naek bis ato taksi yang menurut gw cukup simple, tinggal turun di depannya, nyebrang jembatan dan dimulailah petualangan belanja. *sebenarnya ada cara yg lebih simple lagi. mampir aja dulu ke rumahnya
preman cempaka mas yg rumahnya gak jauh dari itc ini, trus ajak dia, hehehe...*. tapi kali ini gw benar2 harus berjibaku nyari tempat parkir karena emang gw belum pernah berpetualang sampai ke tempat parkir cempaka mas *thanks buat bapak preman yg berhasil mendirect via sms... ;p*
cerita berlanjut dalam episode pilih-pilih baju. nyokap ternyata disoriented, bingung mau cari baju yang kaya apa dan modelnya gimana. nah loh! ini yang bikin lama, lihat ini-itu, pilih sina-sini, i want it-i want that...huwwaaaaa...walaupun tahap ini berhasil terlewati juga, namun setidaknya menghabiskan waktu lebih dari 3 jam untuk akhirnya menjatuhkan pilihan pada setelan kebaya berbahan campuran organdi dan sari india yang berwarna pink *oh mai got..hehe*.
selesaikah persoalan? no-no-no...belum. masih ada lagi tambahan item yang kudu dibeli ama nyokap. jilbab-pashmina-sendal/sepatu-dan tas! hohoho...dan kesemuanya berwarna pink, dengan warna yang benar2 serupa dan matching. awalnya ku pikir nyokap mau pake sendal dan tas berwarna putih yang udah ada di rumah, ternyata ada misi khusus untuk tampil pinky from head to toe. waw...agak2 surprised juga ngebayangin nyokap yg terkesan kaya mau pergi ke valentine party, bukan ke kondangan...
duuuh...jadi gak sabar nungguin lusa ney... ;D

melepas februari

hari pertama di bulan baru. februari bulan tersingkat selama setahun, baru saja berlalu beberapa jam yang lalu. seperti februari-februari sebelumnya, aku masih tetap tidak menyukai februari, termasuk kali ini, dengan alasan yang subyektif tentunya. banyak cerita di februari yang mendewasakanku namun banyak menguras energi dan tangis. cerita keterpurukanku beberapa tahun lalu, cerita perang dingin yang pernah terjadi februari dua tahun lalu, sampai perjuangan menyelesaikan studio tugas akhir tahun kemarin, semuanya terbingkai di februari.
tidak banyak yang tahu kalo aku punya rutinitas menulis puisi khusus di bulan februari sejak februari empat tahun yang lalu. selalu tentang februari dan hujan. tidak ada alasan pasti mengapa aku begitu tertarik untuk menulis dan mereview semua kejadian melalui sebuah puisi bertemakan ’hujan di februari’ dengan irama yang mellow dan sendu.
februari kali ini so far hampir ku lewati dengan baik-baik saja. ya, hampir. karena baru di matahari terakhir februari ini sedikit demi sedikit ada perasaan aneh yg ku rasakan. mellow kali ini mulai terasa sejak pagi hari. beranjak siang sampe malam tadi keadaanku semakin gak jelas. cuma ada satu masalah, dan aku sedang berusaha meyakinkan diri atas segala keputusan yang ku ambil. khawatir. takut. ya, itu yang ku rasakan. selama ini aku tidak jujur terhadap diriku sendiri, ternyata satu hal yang dulu sempat ku yakini akan bisa kuhadapi dengan baik-baik saja, ternyata malah sebaliknya. bingung? ya jelas.. kalian pembaca kan gak tau duduk persoalannya tho...
dari habis magrib tadi hanya ku habiskan untuk online sambil sesekali melirik acara tivi. 22.30 wib sebuah sms masuk di tengah keadaanku yang masih kacau, seorang sahabat, mengajak rendezvous ngobrol2 ringan tentang acara radio yg lagi di dengarnya *walau masing2 dari kami ada di belahan dunia yg berbeda, jakarta dan solo* yang dulu sempet kami bahas pol-polan, sambil sesekali bertukar update hari ini. gundahku masih terasa. obrolanku dengannya belum bisa menyingkirkan kekacauanku walau untuk sepersekian persen. berlanjut sampai hampir jam 23.45 beberapa saat sebelum tidur, aku masih sempet online di YM sampe lewat tengah malam dengan seorang kakak tingkat waktu kuliah dulu, ngobrol ketawa n sinting2an bareng. lumayan bisa bikin ketawa sebentar. gak beberapa lama aku pamit duluan dengan alasan ngantuk. ugh, perasaan gundah itu masih menggantung sampai detik februari berganti maret.

dan untuk kali ini juga... ku lepas februari dengan galau, seperti tahun-tahun sebelumnya...

d o m p e t

“ seringnya kita baru bisa ngerasain betapa berharganya sesuatu disaat sesuatu itu sudah hilang, pergi dari kita”

pernah denger statement itu kan? itu yang lagi gw alamin. pagi ini sesampe gw di kantor gw bingung kelabakan nyariin selembar kuitansi bukti pembayaran les untuk term baru yang akan mulai beberapa hari lagi. kecil siy, cuma selembar kertas, tapi efeknya itu loh...bikin gw kelimpungan ngabrak2 meja kerja dan laci2nya serta seisi tas, termasuk organizer, dompet, paper box sampe dompet makeup *believe me, ini bener2 sampe gw cari ke dompet makeup, karena gw khawatir secara ga sadar gw naruh di situ* yg pagi ini ada di tas. tanpa kuitansi itu gw pesimis kalo gw bakal bisa ngelewatin proses administrasi awal kelas dengan baik2 saja. fiuuuufhhhh...obrak abrik sana, aduk aduk sini, nyatanya selembar kuitansi itu ga ada juga di seluruh penjuru meja dan tas. cape nyari dan gak ketemu akhirnya gw putuskan untuk menyudahi acara pencarian tersebut. positif thinking! semoga kuitansi itu terselip di meja komputer di rumah atau terselip di dalam laci lemari baju atau terselip di tas lainnya...i hope...

sejenak lupakan dulu masalah kuitansi itu, ada satu hal yang menarik buat gw setelah insiden pengobrak-abrikan tas pagi ini. disaat semua barang2 masih berantakan dan belum gw beresin ke tempat semula, ada satu barang dan isinya yang menarik perhatian gw. dompet. yup, dompet gw. dompet yg selama ini hanya sebatas buat tempat naruh duit, kartu2 ato sejenisnya ternyata pagi ini kelihatan begitu menakjubkan buat gw. karena apa? karena gw baru sadar kalo ternyata dompet gw menyimpan barang2 sebegitu banyaknya.

gw cerita dulu tentang dompet gw itu. dompet yang saat ini gw pake berwarna hitam, seingat gw mulai gw pake sekitar bulan november 2005 *habis idul fitri tahun 2005 yang lalu* untuk ngegantiin dompet hitam mungil milk teddy yg desainnya 'ABG bangeddd'. fisically tuh dompet emang tergolong gede, agak2 maksa kalo dikantongin di saku belakang jeans, thats why kalo gak bawa tas biasanya gw lebih milih buat menjinjing dompet gw dibandingin meletakkannya di saku belakang celana. ukurannya kira2 sama dengan agenda ato organizer yang kecil, sekitar 12 x 17 cm dalam keadaan terlipat 2 *kalo dibuka ya berarti ukurannya jadi 2 kali lipat gitu*.
ada 2 bagian terpisah untuk naruh duit, biasanya gw misahin antara duit nominal biasa dengan nominal yang luar biasa *hehehe*, di sisi kiri dan kanannya terdapat ’etalase’ kartu, tempat gw naruh segala macam kartu mulai dari ATM dan kartu2 dengan ukuran menyerupai ATM. di bagian sebaliknya ada kantong yang biasa gw pake buat naruh identitas diri dan STNK. tapi gw baru tahu kalo kesemua isi dompet itu dikosongkan dan dikeluarkan semua, ternyata isinya bisa segubrag juga.

mau tahu apa aja yang ada di dalam dompet gw?

duit
hari ini dompet gw memuat duit seperti biasanya, ’duit tetap’ dan ’duit aktif’. ’duit tetap’ adalah jumlah tetap setiap hari, nominal yang bisa bikin agak tenang untuk jaga2 kalo ada trouble di jalan *upaya antisipasi karena gw bawa kendaraan sendiri tiap hari* dan ’duit aktif’ adalah duit buat sangu serta ini-itu *termasuk makan, jajan, bensin dan keperluan ’i want it, i want that’*. ’duit tetap’ gw tersimpan di kantong dompet bagian belakang, ada 3 lembar pecahan seratus ribu dan 1 lembar pecahan lima puluh ribu. jumlah ini selalu tetap setiap hari, karena gw emang berkomit untuk gak make duit ini kecuali dalam keadaan genting dan sangat memaksa. ’duit aktif’ gw ada di kantong sebelah depannya, pagi ini terdiri dari 3 lembar pecahan sepuluh ribu, 2 lembar pecahan lima ribu, 3 lembar pecahan seribu, 2 keping logam lima ratus dan sekeping logam pecahan seratus. hummh...kayanya masih cukup lah buat hari ini, so belum perlu buat jalan2 ke ATM, hehehe...

identitas
kartu2 identitas biasa tersimpan di kantong dompet bagian kiri. identitas diri yang gw temuin di dalam dompet terdiri dari 2 buah KTP atas nama diri gw *ssstttt...rahasia niy, 1 KTP gw udah expired dan 1 nya masih valid. KTP expired ini dulu gak dicabut sama pihak kelurahan dan sering gw tinggal buat jadi jaminan rental film di movie station, waktu jaman kuliah di solo dulu, hehehe...* . ada juga 2 lembar fotocopy KTP buat jaga2 kalo sewaktu2 dibutuhin. selain itu juga masih ada kartu askes *yg baru sadarin ternyata udah expired hampir 3 tahun, hahahahaaaa.....*, kartu anggota ikatan alumni UNS, dan 2 buah kartu pemilih yang dikeluarin sama KPU. ada cerita sendiri dibalik double-nya kartu pemilih yang gw punya ini. dulu jaman mau pemilu ternyata ada pendataan khusus di wilayah kost2an gw di solo, jadi semua anak kost di daerah kost2an gw hampir semuanya punya 2 buah kartu pemilih, karena selain terdaftar di rumah *asal daerah KTP* ternyata kita juga terdaftar di solo. trus kantong dompet bagian kanan hanya terisi oleh STNK.

kartu lainnya
kartu lainnya berukuran sama, seukuran dengan ATM. kartu jenis ini menempati jejeran kantong2 di sisi kanan dan kiri dompet yang memang khusus untuk ukuran kartu sejenis itu. kartu2 jenis ini yang ada di dompet gw terdiri dari 4 buah kartu yang dikeluarkan oleh 3 bank yang berbeda, 2 kartu member persewaan muvi *1 di solo dan 1 di jakarta*, 2 buah kartu member rumah sakit *1 di jakarta dan 1 kartu member RS. dr. Oen di solo*, 1 kartu garansi lensa kacamata yg dikeluarin ama perusahaan lensa, 1 buah kartu member gerai donuts, 1 buah kartu anggota pelanggan departemen store yg banyak tersebar di penjuru negara ini, dan 2 buah sim, yaitu A dan C.

foto
huahaha....ada 5 buah foto yg tersimpan di dompet. 3 foto gw dan 2 buah foto bersama hunbunmungunsun *uuughh...salam jitak buat
millie, rahma, renny, dan rimeh yg ngasih nama ini buat dia*. pufffhhhh...setidaknya gw ga begitu tampil narsis di dompet, hehehe...

well, itu dia barang2 yang ada di dompet gw hari ini. kayanya siy dikit tapi begitu dijejerin kok kelihatan banyak ya... huwwwaaaa...tapi tetap aja kuitansi yang gw cari belum ketemu juga...hiks...hiks...

senyum palsu

selasa pagi kemarin…
aku sadar ada yang aneh sama pagi ku kali ini, sesuatu yg gak biasanya. bangun tidur kali ini, kepala rasanya berat banget. headache alias migren ku kambuh lagi, sesuatu yg kayanya beberapa bulan ini hampir gak pernah datang lagi. ugh, kenapa sih gangguan ini kudu datang di saat banyak banget list ’things to do’ hari ini. tadi malam sebenarnya gejala2 migran udah mulai kerasa, tapi berhubung keasyikan online phone sama mas tyo di solo sampe lewat tengah malam, rencana minum obat mendadak harus terlupakan karena ngantuk yang luar biasa menerjang.

tujuan pertama pagi ini adalah ke daerah pangeran jayakarta, di bilangan mangga dua, tujuan yang terhitung jauh dari rumahku di cibubur *so...itulah gunanya aku bawa sepupuku pagi ini buat anterin aku kesana, paling gak aku gak harus misuh2 n ngedumel sepanjang jalan karena macet, hehe...thx bro...* . sebenarnya malas aja kesana, jauh, macet dan prime time orang2 kerja pula. tapi kalo inget modem adsl kesayanganku yg tewas kesamber petir akhir wiken kemaren siy, ya mau gak mau harus tetap kesana buat repair. setelah bergerimis2 ria mencari tempat yang dimaksud akhirnya ketemu juga. not too bad lah, perjuangan berangkat pagi jauh2 kesini membuahkan hasil yg menggembirakan, modemku diganti baru...*off the record niy... tentu aja aku gak bilang modemku rusak karena kesamber petir, soalnya mereka gak kasih garansi buat jenis kerusakan seperti itu...*

selesai 1 masalah itu, gak membuat migranku hilang. aku harus segera ke kantor karena masih banyak yg harus kukerjakan. tujuan selanjutnya adalah ke kantor di kawasan kuningan. ughh, ternyata masalah di jalan gak cuma macet doang...dari tadi pagi aku sudah menyaksikkan 4x atraksi live show accident lalulintas di depan mataku. 2 accident di cawang, 1 di otista dan yang terakhir adalah tabrakan beruntun di matraman antara metromini, kijang dan mobil boks. bad day! aku baru inget, kayanya gak mungkin buat ngajak sepupuku ke kantor, so tentunya aku harus memulangkan sepupu ku dulu. hey...memulangkan? ke cibubur? no way! dengan berat hati *sebenarnya sih gak berat hati, senang hati malah...hahaha...* aku harus mengedropnya di halte busway kampung melayu, *biarin dia pulang sendiri, hehe…* sementara aku tinggal belok kanan, menyusuri kawasan gudang peluru, casablanca, hingga akhirnya sampai ke daerah rasuna said. aku baru sampai di kantor kuningan pas jam makan siang. cuma es buah aja yg ku pesen ke ob buat menu lunch kali ini, karena emang lagi ga pengen makan gara2 sakit di kepalaku makin kerasa. sialnya lagi, obat yang biasanya selalu ada di dalam tas ternyata ketinggalan di rumah gara2 hari ini aku ganti tas. uuughhh...sebel banget!

tengah hari sampai sore hari berjalan lamaaaaa banget buat aku. bos ngajakin ngobrol, discuss n cerita2 yang otomatis seperti biasa dari a sampai z, balik lagi ke z sampe a lagi trus nyambung meluas kemana2. aku n oka sebisa mungkin konsen nyimak, walaupun sakit di kepala masih belum berkurang. menjelang jam pulang keadaanku makin memburuk, keringat dingin, munti2 dan sakit di kepala semakin menjadi-jadi. minta dijemput orang ruma? hey...cengeng amat seh! daripada kelamaan nunggu dijemput gara2 traffic pas jam pulang kantor gini, ku pikir mendingan pulang sendiri pelan2.

ya itulah yang kulakukan selanjutnya, pulang sendiri pelan2, ngesot2 ngumpulin kekuatan buat sampe di rumah. sempet banget pengen belok mampir ke kalibata, paling gak bisa numpang tiduran sebentar barang 1 ato 2 jam di kost nya millie, tapi pasti tuh anak masih kejebak macet juga. yah mau ga mau harus melanjutkan perjuangan buat sampe di rumah.

hummhhh...rumah memang tempat ternyaman, dimana pijitan nyokap dan teh manis hangat buatannya menyambut kepulanganku malam ini. setidaknya hal ini tidak mungkin aku temui di tempat lain, dimanapun...

hari ini...
juz wanna say sorry buat semua orang2 yang aku temui kemarin. sepupuku, orang2 di prolink, orang2 kantor dan siapa saja yang melihatku berbicara tenang dan tersenyum waktu itu. ketahuilah, senyumku kala itu palsu...

loh...jaket arsitek siapa niy?!!!

wiken kemaren gw sengaja ngluangin waktu buat bongkar barang2 pindahan gw dari solo. jangan heran... walopun dah lebih dari 7 bulan gw menetap kembali di rumah, tapi belum semua kardus2 yg isinya barang2 waktu di solo gw bongkar. sebenernya siy ga banyak juga, cuma 18 kerdus ukuran 90x60x75 cm! *itu belum termasuk komputer, printer dan beberapa barang elektronik lainnya* hahaha... ga tau deh... since gw kost di solo, gw seneng banget ngumpulin pernak-pernik kecil2, buku2, sepatu, baju yang kata temen2 gw kamar gw dah kaya toserba aja. *uhmm... tapi nurut gw wajar2 aja siy... setiap cewe pasti punya banyak baju2, sepatu2, dan barang2 ga penting laennya... ya kan??!! hehehe... *

pada awalnya semua kardus2 tsb gw kirim ke alamat rumah gw yang lama, rumah yg sampe saat ini masih gw tempatin bareng adek gw. karena pada saat pindah dari solo kemaren gw menggunakan jasa ekspedisi dari salah satu perusahaan otobis yang punya layanan ekspedisi barang2 dan cukup mapan di solo, maka mau ga mau ya barang2 kiriman tersebut harus diambil di agen bis yang ditunjuk. emang agak sedikit repot tapi ini jauh lebih ekonomis kalo dibandingkan dengan mengirimkannya langsung ke alamat tujuan melalui ekspedisi regular lainnya. gw bilang lebih ekonomis karena selain 18 kardus barang2 gw tadi, masih ada 1 buah maket TA yang segede gaban dan motor yang selama ini gw pake di solo juga ikut gw kirim *lagipula gw salah satu customer setia perusahaan bis tsb selama 6 tahun ini, jadi tentunya gw dapet diskon khusus yg lumayan banget... hehe... udah gitu agen bis tujuan juga ga jauh2 banget kok dari rumah gw*

selama ini kardus2 tsb dengan manisnya mendekam di rumah baru bonyok, menempati satu ruang gudang deket dapur. alasan kenapa barang2 tersebut dibawa ke rumah itu adalah karena memang bonyok baru aja pindahan menempati rumah barunya itu. sementara gw yang masih jetleg, belum bisa mutusin mau tinggal dimana. akhirnya semua berjalan sampai saat ini, gw tinggal di rumah lama sementara barang2 gw tetep ada di rumah nyokap. gak semua kardus2 barang dari solo gw bongkar, hanya beberapa yang gw butuhin aja yang gw bawa ke kamar gw di rumah lama atau kalo lagi pas butuh barang dan ternyata masih ada di kardus ya mau gak mau gw kudu bongkar2 gudang rumah nyokap lagi. sampe akhirnya wiken kemaren gw butuh cardigan coklat gw. inilah pangkal masalah dan asal muasal kenapa gw sempetin buat bongkar salah satu kardus yang isinya baju. seinget gw selama di jakarta gw belum pernah ngliat cardigan itu bolak-balik keluar masuk lemari baju, pikir gw pasti tuh cardigan masih ada di kardus dan belum sempet gw bongkar. bener aja... ternyata masih banyak banget baju2 yang tertinggal di kardus dan belum gw pindahin. so agenda hari itu adalah bongkar2 kardus baju, ngrapihin ke dalam tas dan ngangkut ke rumah lama.

pas lagi beres2in tuh baju2 ke lemari, kok ada sesuatu yang aneh... pas gw ngliat kelompok jaket & cardigan yg letaknya emang ada di bagian bawah baju2 yang digantung, disitu terlipat dengan manis jaket arsitek angkatan warna hitam, satu tumpuk dengan jaket lainnya. gw bisa pastiin beberapa waktu belakangan ini jaket itu gak gw pake. tapi... yang ada di tangan gw sekarang dan mau gw masukin ke lemari adalah... jaket arsitek angkatan juga... loh, jaketnya ada dua?!!! langsung aja gw keluarin jaket yang ada di lemari, gw jejerin dan gw banding2in...emang siy jaket yang ada di lemari ukurannya agak lebih besar dibandingin jaket yang baru gw angkut dari rumah bonyok. gw bisa pastiin jaket yang ada di lemari gw itu bener2 jaket punya gw karena emang ada tanda khusus di jaket itu *selain juga ukurannya yg bikin gw yakin kalo itu emang bener2 jaket gw hehehe...*. masalahnya sekarang adalah jaket siapa ini yang kebawa sampe jakarta dan baru gw sadarin 7 bulan kemudian setelah gw cabut dari solo... oh mai got...

gw sendiri sebenernya ga terlalu merhatiin tuh jaket, walopun jaket gw sendiri. selain karena emang jarang gw pake, sempet ada sedikit cerita gak enak tentang jaket gw itu yang sempet rahib, ilang dan berpindah tangan ke orang lain... ya walopun endingnya mang balik lagi ke tangan gw... tapi tetap aja, kejadian jaket arsitek yang tiba2 ’beranak’ jadi 2 ini menyisakan sedikit penasaran buat gw. pertama, siapa pemilik jaket yang satunya *ya tentu aja temen angkatan gw laaah...* trus yang kedua adalah gimana bisa tuh jaket sampe kebawa gw waktu masih di solo...
uhmmm...apakah salah satu dari kalian adalah pemiliknya?