nyaris monas

inilah another episode wiken bersama sahabat-sahabat saya. setelah conference di YM kamis kemarin yang bingung mau ketemuan dan kopdar dimana, akhirnya setuju aja ama ide gokil-nya epha buat mengambil lokasi di…. jreng jreng jreeeeeeeeng…. monas! yipppiee… iya, monas boooo…

menelisik ke belakang, setelah acara arisan di plangi pertengahan november kemarin, kita semua belum ketemuan lagi. jujur, banyak yang berubah setelah terakhir kali kopdar plangi itu. akhir november kemarin millie harus cabut dari jakarta setelah mantap dengan keputusannya bergabung di sebuah proyek di pedalaman papua. rosa sepertinya bakalan jarang ikut kopdar lagi beberapa waktu ke depan. sementara rahma masih menetap di solo, dan belum ada business trip lagi ke jakarta.

jam 10.30 semua sudah berkumpul di monas. renny yang datang sama yogi sudah lebih dulu menginjakkan kaki di monas, menyusul kemudian epha. saya dan happy datang paling akhir. ternyata gak gampang loh buat bener-benar bisa ketemuan di monas, secara monas segede gambreng gitu. untungnya tadi ada acara perbankan yang lumayan rame, setidaknya bisa buat ancer2 lokasi. waktu lagi celingak-celinguk nyari dimana posisi renny, yogi dan epha, duet mc di atas panggung sana meneriakkan nama andra & the backbone (setelah sebelumnya ada rossa). lucu banget, justru kita semua ketemuan saat sedang setengah berlari mendekat ke arah panggung. selanjutnya bisa ditebak, berdiri berjejer rapi di tengah terik matahari sambil karaokean 3 lagu, termasuk salah satu diantaranya ‘sempurna’.
oiya, ternyata duet maut mc di atas panggung itu adalah artika sari devi + panji pragiwaksono. renny yang notabene ngefans berat ama jeng tika, konsen banget mondar mandir buat foto-foto, bahkan sampai ke backstage. --simak sendiri pengakuan renny disini.--

ok, kembali ke tujuan awal, yaitu arisan di pucuk monas. begitu kita lihat ke arah monas… nah loh! antriannya booo…. bikin patah arang. mulai dari loket, bagian dasar monas, sampai pucuk monas udah kaya dikerubungin semut-semut. antri banget, sampai muter-muter gitu deh antriannya, udah gitu panas pula. makasih banget deh kalo disuruh tetap keukeh ngantri ke pucuk monas. sebagai gantinya kami berpose narsis dengan latar belakang monas, biar berasa sudah ke monas. ndeso banget yah... :P

maka museum nasional alias museum gajah menjadi tujuan dadakan karena kita semua memutuskan untuk tidak naik ke monas. jujur ini pertama kalinya saya masuk museum ini, begitu juga renny dan epha. awalnya saya membayangkan bahwa isi museum ini berkaitan erat dengan sejarah kemerdekaan indonesia. hohoho, ternyata tidak. mostly isi koleksi museum nasional lebih ke arah fosil, arca, perhiasan dan berbagai macam miniatur rumah adat indonesia. gak bisa ngebayangin berapa total nilai rupiah dari keseluruhan isi museum ini. no wonder padahal harga tiket masuknya cuma tujuh ratus lima puluh perak doang, masih lebih murah dibandingkan dengan harga pemakaian toilet umum. pemaparan lebih lengkap dan mendalam tentang kunjungan ke museum ini bisa dibaca disini, di blognya renny.

keluar dari museum gajah kami mampir di bangunan baru di sebelah museum, yang sedang dilaksanakan pameran lukisan seorang seniman asal china. kita nonton pameran lukisan gitu? gak salah? hahaha... cuma lewat doang sih, selebihnya tetap foto2 narsis.

ujung perjalanan hari ini diputuskan berakhir di tempat biasa, di mc.d - mc.cafe sarinah. oh no! lagi-lagi tempat ini, gak tahu udah berapa puluh kali jalan-jalan yang dimulai dan berakhir di tempat ini.

selanjutnya halte busway sarinah menjadi tempat persinggahan terakhir sebelum berpisah. epha mengambil rute sarinah - blok m- kost bintaro. sementara saya, happy, yogi dan renny kembali lagi ke parkiran monas, untuk selanjutnya pulang.

im so happy today... menyadari betapa momen-momen kebersamaan yang dulu sering kami lewati bersama menjadi sesuatu yang 'mahal' ditengah keseharian kami. hiks... miss you all, ladies...

No comments: