menikmati 'sendiri'

berapa banyak orang yang bisa menikmati kesendirian di tengah keramaian? berapa banyak orang yang bisa melewati sepi (dan kesepian) dengan cara yang menyenangkan?

bukan wiken biasa. mana mungkin sebelumnya saya bisa menyelesaikan sebuah buku dalam waktu kurang dari 5 jam, terlebih saat wiken? wong astral astria nya fira basuki saja masih menunggu waktu untuk dibaca sejak lebih dari 6 bulan yang lalu. sampai sekarang masih saja tergeletak di samping tempat tidur. entah kekuatan apa yang datang sehingga 248 halaman dalam hafalan shalat delisa tuntas saya baca sejak pagi hingga menjelang siang tadi. mungkin terkesan biasa saja bagi orang lain, tapi menghabiskan sebuah buku setebal lebih dari 200 halaman dalam waktu kurang dari lima jam tanpa terputus adalah hal baru bagi saya.

bukan wiken biasa. tapi bukan juga kebiasaan baru kalau saya suka datang sendiri ke bioskop dan menikmati sebuah film sendiri tanpa seorangpun teman. sejak kuliah dulu saya sudah sering melakukannya. namun semenjak memiliki partner untuk menghabiskan wiken, saya menjadi sedikit aneh kalau harus pergi sendiri saat wiken. teman, apakah kamu pernah merasa enjoy ketika datang sendirian ke bioskop saat wiken (saat dimana biasanya banyak pasangan berlomba-lomba memenuhi bioskop), duduk sendiri dalam satu deret bangku penonton dan tertawa lepas ketika menonton sebuah film sambil menikmati sebotol green tea? aneh ya...? tapi saya baru saja menikmatinya (lagi) siang tadi saat menonton tri mas getir di margocity.


tidak, saya tidak sedang patah hati ketika menulis tulisan ini. saya percaya ada kalanya manusia memang butuh sendiri dan menikmati kesendiriannya. merdeka menjadi diri sendiri. lepas dari segala bentuk intervensi dan tuntutan banyak peran kita yang lain, dimana kita harus bisa membelah diri untuk itu semua. aah, kalau saja kamu tidak pergi wiken ini, mungkin saya tidak akan bisa merasakan nikmatnya nonton bioskop sendiri lagi dan belum tentu saya mencatat rekor membaca buku secepat ini.

terngiang lagu dewa di playlist blacknano tadi malam, “di dalam keramaian aku masih merasa sepi, sendiri memikirkan kamu…”

selendang mayang

namanya es selendang mayang. makanan (lebih tepatnya : minuman kali ya…) khas jakarta ini termasuk langka saat ini. dulu saya pengen banget makanan ini pas renny bilang ada yang jual di daerah kota tua dan katanya penjualnya cuma ada seorang saja. pak bondan sama wisata kuliner juga pernah icip-icip makanan ini pas jalan disitu. waktu datang ke kota tua lagi buat survey lokasi preweddnya renny memang pernah ketemu sama penjualnya, tapi dagangannya sudah habis, ludes.

saya sendiri gak ngerti kenapa namanya selendang mayang, la wong tidak menggunakan selendang, apalagi mayang sari. sejatinya makanan ini masih satu rumpun sama cendol. terbuat dari sagu aren tanpa gula (kalau manis biasanya namanya ongol-ongol), di cetak dalam satu wadah besar --biasanya tampah-- kemudian disajikan dengan gula (berwarna ngejreng), santan, dan tentunya es.

walaupun makanan ini langka di jakarta, tapi di sekitar daerah tempat tinggal saya masih ada beberapa (setidaknya 2 orang) pedagang selendang mayang, meskipun penampilannya agak berbeda. dua orang pedagang selendang mayang yang saya jumpai ini menggunakan gerobak, bukan dipikul. lagipula yang satunya tidak murni menjual selendang mayang, melainkan ada cendol juga.

tetapi siang tadi dalam perjalanan pulang dari cijantung ke rumah mama secara tidak sengaja saya menemukan tukang selendang mayang yang asli, hanya menjual selendang mayang dan dipikul. langsung minggir, parkir dan beli 2 bungkus. sebungkus harganya 2500. rasanya sih standar (selendang mayangnya plain dan kuahnya manis), tapi paling tidak rasa penasaran untuk bertemu tukang selendang mayang yang dipikul terobati sudah.

hari ini, untukmu...

itu hanya satu dari beberapa rangkaian kata yang sempat saya buat sekitar seminggu yang lalu, saat renny, sahabat saya meminta untuk menulis sesuatu di foto prewedd-nya. hari ini, foto-foto itu berjejer menghiasi jalan menuju pelaminannya.

dan mata saya hangat berlinang saat janji itu selesai terucap. satu janji suci dan mulia di hadapan Tuhan telah terucap dari bibir lelaki pujaan hatinya. lega dan bahagia walau kemudian saya memeluknya dengan terisak. tapi saya yakin, isak saya adalah isak kebahagiaan untuknya.

ini bukan akhir, sahabat. ini adalah awal sebuah perjalanan panjang, dan mungkin sesekali akan melelahkan. tapi walaupun lelah, harus tetap melangkah meski hanya selangkah.

barokallahulaka wa baroka alaika wa jama'a bainakummaa fii khoir...

neunzehn

bayi kecil itu pernah mencuri kebahagiaan saya sebagai anak tunggal selama lebih dari enam tahun, dan saya pernah membenci kehadirannya yang merenggut perhatian dan kasih sayang orang-orang terdekat saya selama itu. masa kecil bersamanya saya lewati dengan 'perang dunia' hampir setiap hari, entah apa penyebabnya.

keharmonisan hubungan kami mulai terjalin saat saya meninggalkan rumah selepas SMA untuk melanjutkan kuliah di negeri antah berantah luar kota, saat dia baru lulus SD. aahh, anak kecil... terlalu jauh jarak kami sehingga tidak banyak hal yang bisa saya bagi dengannya saat itu. namun seiring dengan waktu dan bertambahnya usia, tumbuh rasa memiliki dan saling ketergantungan di antara kami, meskipun hanya sebatas hal-hal kecil seperti pinjam sepatu, baju atau tas.

hari ini, sembilan belas tahun setelah kehadirannya, dia bukan lagi sekedar tempat tukeran baju, sepatu atau tas. lebih dari itu dia adalah pendengar yang baik dan penasehat yang bijak. baby, my (one and only one) sister... happy birthday to you. selamat ulang tahun. semoga Gusti Allah paring berkah, kesehatan dan keselamatan dalam segala hal yang sedang dijalankan. satu yang harus diingat bahwa pertambahan usia harus diiringi dengan kedewasaan hati, pikiran dan perbuatan... :)

have a wonderfull birthday, beb....!!!


help!

entah musibah atau bukan, tapi saya baru saja mengalami satu kejadian yang membuat saya lemas. data di PC saya hilang sebanyak 1 drive atau sekitar 20 GB dan itu benar-benar data milik saya pribadi sejak awal saya menggunakan PC.

awalnya PC saya terinfeksi virus sialan yang gag jelas asal usulnya. kinerja lambat, program ini eror, program itu tidak beres, pokoknya complicated banget. maka saya putuskan untuk menginstal ulang semuanya dari awal. hitung-hitung ‘merefresh’ ulang. menginstal sendiri? sadar kemampuan lah, kalau sebatas program ini-itu sih masih hayuh, tapi kalau sudah masalah system operation, menyerah sajalah. seperti biasa saya hanya berpesan “tolong formatin C nya aja ya. data-data gw ada di D E F G H. jangan sampai ikut keformat ya…”. seorang teman berbaik hati membantu saya siang tadi. awalnya semua berjalan lancar. tapi entah kenapa data di D ikut terformat, hilang. saya lemas. data D adalah ‘nyawa’ saya, hidup mati. (lebai bgt sih…)

ok, saya memang gaptek dan tidak tahu tetek bengek perkomputeran, makanya sore tadi hardisk saya sudah masuk opnam di rumah sakit komputer langganan di daerah gunadarma kelapadua. tentu saja saya berharap data saya bisa kembali, walau si mas teknisi tidak menjanjikan sepenuhnya. hiks. tapi saya tahu, bahwa masalah seperti ini bisa di atasi. sempat baca disini dan disini. agak sedikit lega, thanks ya sayang buat link-nya.

renny, maaf…. PRnya belum sempat kegarap semua. ikut berdoa ya semoga data-data itu bisa balik semua. ‘kata-kata’ pesananmu termasuk dalam data yang hilang itu. beberapa di antaranya bahkan sudah siap dikirim via imel.

ah.. kalau saja bisa memilih pasti saya akan lebih rela kehilangan data lagu mp3, games atau titipan data TA milik renny atau millie (ups, heheheee…) yang masih aman tersimpan di bagian lain gudang data PC saya. dan saat seperti ini saya pasti teringat seorang teman kuliah yang selalu saya repotkan ketika PC saya bermasalah, novi, yang selalu datang kalau di undang, walau pulang tidak pernah di antar. hehehe…

teman… ada yang bisa bantu saya?

**gambar nyomot di sini, tanpa ijin tentunya....

say goodbye


dua hari. hanya dua hari saja. saya mundur, saya mengundurkan diri dari bagian team pengerjaan apartemen sekian tower disaat masa persiapan sedang berlangsung. padahal dua tahun belakangan ini saya bisa dan biasa menjalankan rutinitas kerja rodi yang kejam itu dengan ringan. lucu ya? entah apa yang saya rasakan saat ini, tapi yang pasti bekerja tidak dengan hati ikhlas itu sangat tersiksa. capek? pasti… lebih capek lagi karena ketidakikhlasan itu sendiri. memang kedengarannya menantang dan sangat ‘menantang’ bekerja sejak delapan pagi hingga sebelas malam. tapi ada sesuatu yang hilang… terkubur oleh keegoisan terhadap diri sendiri. saya sadar, ada sesuatu dalam hidup yang priceless… tidak terbayar oleh itu semua. sederhana saja... saya ingin memulai ’hidup normal’. saya mundur. im out…

**oh ya,
kamu... tolong bantu saya meyakini diri saya sendiri kalau keputusan ini benar...

new day @ new place


hari senin. bangun pagi (banget). ngolat-ngolet ngumpulin nyawa. ambil esiyah, nelpon happy. cek imel, cek fs, cek fesbuk, ngintip blog sebentar. beresin kamar. beresin isi tas. mandi. dengerin infotainment di tv (iya, tv-nya gak di tonton, cuma dengerin suaranya doang). pilih baju. pake baju. makeup. nyisir rambut. cari sepatu. gak sempat sarapan. cari perlengkapan naik motor. manasin motor. ngunci pintu. berangkat. lirik jam di tangan, baru 07:03. settaaaannn! haruskah sepagi ini? oh, kejamnya dunia….

08:06. parkir. jalan. masuk. senyum. naik. senyum. duduk. senyum. bangun lagi. senyum. “ini meja kamu”. senyum. “ini PCnya, tapi berhubung baru datang dan softwarenya belum kepasang, jadi pake aja laptop ini. senyum. sony vaio 12” warna ungu. anjrit, ngeledek gini, mupeng dot kom. senyum. kudu banyak senyum, biar gak dibilang "anak baru kok sombong?". ---anak baru dari hongkong! yeeee... sama si A pernah barengan di proyek yang ono, ama si B pernah ketemu di proyek yang itu, ama si C... ok, ok... senyum aja lah. anggap aja memang anak baru, toh memang baru pagi ini datang ke tempat ini---. doing something, serius mode on. berdiri. senyum. tunggu cubicle dipindah. duduk lagi. kerja lagi. berdiri lagi. cubiclenya dipindahin lagi, gak tanggung-tanggung langsung dipindah ke lantai 1. senyum tapi gondok. nunggu meja siap. senyum. duduk di lobby. senyum. meja siap. duduk. senyum. beresin PC. senyum. doing something again. senyum. kedinginan. gila aja diffuser berapa PK ini pas banget di atas ubun-ubun. giling.

selanjutnya. kerja. makan. diam. ngobrol. smsan. kerja lagi. smsan lagi. kerja. smsan. kerja. smsan. ketawa garing sebentar. ngobrol. kerja lagi. ditelpon happy. pengen nangis, mellow yellow banget. kerja. capek. kedinginan. gak bawa cardigan. smsan. malam hampir larut.

hampir jam 22:00. keluar. jalan ke parkiran. ambil motor. manasin motor. cabut pulang. underpass kebayoran lama. underpass pondok indah. mall pondok indah. buburan nomat. sial, sini bubaran proyek. arteri TB Simatupang. agak macet di sekitar citos. sudahlah, ayo pulang... lupakan kehedonan dan duniawi. melaju kencang. mampir isi bensin. baca sms dari happy. bayar bensin. nyalain motor. melaju pulang.

22:40. rumah cibubur. masukin motor. masuk kamar. nelpon happy. nyalain pc. cek imel, blog, fs, fesbuk.

hummm.. selalu timbul pertanyaan : kapan ya bisa ’hidup normal’ seperti yang lain?

cerita lama

cerita lama yang selalu berulang. saya sakit gigi (lagi!). sakit gigi karena geraham bungsu ini sudah seperti siklus dua-bulanan bagi saya. masalahnya masih sama, geraham bungsu. salah saya juga sih. kalau lagi sakit begini baru berasa pengen cabut gigi. tapi tentu saja hal tersebut tidak memungkinkan. yang ada palingan bolak-balik ke dokter gigi untuk treatment obat selama kurang lebih seminggu, menunggu sakitnya hilang dan setelah itu baru bisa dicabut. tapi setelah rasa sakitnya hilang, yang ada malah keasikan ini-itu sampai malas dan ’melupakan’ niat cabut gigi. alhasil dua bulan berikutnya terulang lagi, sakitnya datang lagi. selalu seperti itu.

tapi kali ini saya berniat ’tobat’. setelah sembuh nanti saya ingin segera mencabut geraham bungsu yg selalu bermasalah ini. saat ini sambil mengumpulkan nyali untuk berani operasi geraham bungsu, saya senang cari informasi tentang gigi di sini. beneran deh, kali ini saya kapok... kapok sakit gigi dan menjadi tak berguna karenanya.